Beranda Umum Nasional Inilah Alasan Paspampres Larang Anies Baswedan Dampingi Jokowi Serahkan Hadiah ke Persija

Inilah Alasan Paspampres Larang Anies Baswedan Dampingi Jokowi Serahkan Hadiah ke Persija

sumber: facebook
sumber: facebook

JAKARTA-Video yang beredar berisi rekaman Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dicegah oleh pasukan pengamanan presiden (Paspampres) saat hendak menuju ke podium untuk mendampingi Presiden Joko Widodo menyerahkan hadiah Piala Presiden bikin heboh masyarakat. Apalagi vidio itu kemudian viral ke dunia maya.

Pertama kali video tersebut direkam oleh pengguna akun Facebook Ali Ghuraisah, saat momen penyerahan hadiah juara Piala Presiden yang dimenangkan oleh Persija Jakarta, Sabtu (17/2/2018) malam.

Rekaman vidio itu pun langsung memancing kehebohan. Berbagai tanggapan dari para tokoh bermunculan mempertanyakan larangan tersebut. Bahkan komentar beragam juga muncul di media sosial.

Baca Juga :  Usai Blusukan, Prabowo Langsung Telepon Menteri Maruarar Agar Segera Bangun Hunian Warga Rel Senen

Informasi yang diterima redaksi, atas perlakuan Paspampres kepada Anies tersebt langsung mengundang pihak Presiden Jokowi menanggapinya.

Deputi Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin mengaku nama Anies tidak disebutkan oleh panitia acara untuk diminta naik ke podium bersama Presiden Joko Widodo, Menpora dan lainnya.

Dikatakan Bey, Paspampres hanya mengikuti prosedur, hanya mempersilakan nama-nama yang disebutkan oleh panitia acara.

Tindakan tersebut merupakan prosedur pengamanan karena Paspampres berpegang pada daftar nama pendamping Presiden. Hal itu tidak ada arahan apa pun dari Presiden Joko Widodo untuk mencegah Anies Baswedan naik ke podium. Karena kegiatan itu bukan acara kenegaraan sehingga panitia tidak mengikuti ketentuan protokoler kenegaraan mengenai tata cara pendampingan Presiden oleh Kepala Daerah.

Baca Juga :  Tarif Listrik Tak Naik hingga Juni 2026, Setelah Itu?

marwantoro

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.