JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Lepas 163 Mahasiswa KKN, Rektor Univet Pesan Jangan Terseret Arus Pilkada Karanganyar

Pembekalan mahasiswa KKN dari Univet di Pendapa Rumdin Bupati. Foto/Humas Pemkab
Pembekalan mahasiswa KKN dari Univet di Pendapa Rumdin Bupati. Foto/Humas Pemkab

KARANGANYAR— Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mendorong seluruh universitas di Soloraya dan sekitarnya untuk menyelenggarakan KKN di Karanganyar.
Tujuan orang nomor satu di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar itu adalah meningkatkan kesadaran warga Karanganyar untuk mengenyam pendidikan setinggi-tingginya. Yuli, sapaan akrabnya, selalu menyampaikan hal itu saat menyambut ratusan mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) di Karanganyar.

“Silakan KKN di Karanganyar. Universitas manapun. Semoga bisa mendorong dan memacu semangat warga Karanganyar untuk meningkatkan pendidikan. Sampai sarjana dan lebih tinggi lagi,” kata Yuli saat memberikan sambutan pada acara penerimaan mahasiswa KKN di Pendapa Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (6/2/2018).

Baca Juga :  Anggota DPR RI Paryono Ingatkan Para Calon Bupati-Wabup. "Nekat Langgar Protokol Kesehatan Bisa Langsung Didiskualifikasi!"

Sebanyak 163 mahasiswa Universitas Veteran (Univet) Bangun Nusantara (Bantara) Sukoharjo akan melaksanakan KKN di dua kecamatan di Karanganyar, yakni Tawangmangu dan Jatiyoso. Sebanyak 106 mahasiswa di sepuluh desa di Tawangmangu dan 57 mahasiswa di lima desa di Jatiyoso. Mereka akan melaksanakan KKN selama dua bulan.

“Pelajari semangat masyarakat. Mahasiswa itu kan pintar mengamati. Serap sebanyak-banyaknya dari masyarakat dan bantu masyarakat,” ujar dia.

Sementara, Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Ali Mursyid Wahyu Mulyono, menyampaikan masing-masing kelompok memiliki program kerja dan harus menyusun satu program kerja unggulan. Program itu akan dilombakan antarmahasiswa KKN. Selain itu, mahasiswa diminta membuat video kreatif tentang program kerja unggulan di desa masing-masing.

Baca Juga :  Gagal Usung Calon, Kader dan Simpatisan PKS di Sragen Dihimbau Tetap Konsisten Taati Keputusan Abstain pada Pilkada

“Kami sudah membekali mahasiswa dengan pengenalan wilayah, teknologi tepat guna, pemberdayaan masyarakat, sopan santun, etika di masyarakat,” tutur Ali saat memberikan sambutan.

Pada kesempatan itu, dia mengingatkan mahasiswa agar tidak terbawa arus pemilihan kepala daerah (pilkada) di Karanganyar.
” Tugas utama mahasiswa KKN adalah melakukan pengabdian masyarakat,” tukasnya. Wardoyo