JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Nekat Bermotor Saat Hujan Campur Angin, Warga Sragen Ini Mengalami Patah Tulang

Kondisi pemotor asal Sragen Manggis yang terpaksa patah tangan akibat tertimpa pohon saat berkendara di kondisi hujan dan angin di wilayah Tanon, Sabtu (17/2/2018). Foto/Wardoyo
Kondisi pemotor asal Sragen Manggis yang terpaksa patah tangan akibat tertimpa pohon saat berkendara di kondisi hujan dan angin di wilayah Tanon, Sabtu (17/2/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN– Nasib apes menimpa Suprapto (37) warga Sragen Manggis RT 14/5, Sragen. Ia terpaksa dilarikan ke Puskesmas Tanon akibat tertimpa pohon saat berkendara di jalur Sumberlawang-Tanon,  tepatnya di Dukuh Karang,  Desa Gading,  Tanon Sabtu (17/2/2018) siang.

Korban mengalami patah tulang tangan akibat tertimpa dahan pohon trembesi yang mendadak tumbang saat angin dan hujan deras mengguyur.

Informasi yang dihimpun di lapangan, kejadian bermula ketika korban mengendarai motor dari arah Sumberlawang menuju Sragen.

Baca Juga :  Makin Mengganas, Kasus Covid-19 Sragen Tambah 8 Warga Positif dan 1 Meninggal Hari Ini. Total Melonjak Jadi 427 Kasus, 59 Meninggal Dunia

Meski hujan dan angin menerpa,  korban tetap nekat.  Nahas,  sampai di lokasi kejadian yang di tepinya ada pohon besar,  mendadak salah satu dahan pohon trembesi patah dan mengenai tangan korban.

Korban langsung terjatuh berikut motornya. Seketika tangan korban tak bisa digerakkan dan patah. Ia langsung dievakuasi oleh warga dan Babhinkamtibmas Polsek Tanon,  Brigadir Eko Sumarsono. Korban dibawa ke Puskesmas Tanon.

Baca Juga :  Tambah Lagi, 7 Pegawai RSUD Sragen Positif Covid-19. Dari Tukang Parkir hingga Satpam, Total Sudah 84 Pegawai dan Nakes Terpapar

Karena patah tangan kanan, korban akhirnya dirujuk ke RS Karima Husada Kartasura,  Sukoharjo.

Terkait insiden itu,  Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek Tanon,  AKP Agus Jumadi menghimbau kepada masyarakat untuk waspada saat berkendara dalam cuaca hujan dan angin.

Jika jalanan banyak pohon besar,  ia berharap lebih baik berhenti dan berteduh untuk menghindari hal-hal tak diinginkan. Wardoyo