JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Penting, Belasan Pejabat Eselon 2 Wonogiri Bakal Dimutasi, Tapi Sebelumnya Ada Ujian Ini Dulu

Sejumlah pejabat eselon II yang mengikuti seleksi mutasi
Sejumlah pejabat eselon II yang mengikuti seleksi mutasi

WONOGIRI–Belasan pejabat eselon dua di lingkungan Pemerintah Kabupaten Wonogiri akan segera dimutasi. Namun, sebelumnya mereka harus mengikuti asesmen dan uji kompetensi terlebih dulu.

Sebelum pelaksanaan asesmen dan uji kompetensi, para pejabat eselon dua mengikuti sosialisasi seleksi mutasi digelar di Graha BKD, Jumat, (23/2/2018).

Berdasarkan data di Badan Kepegawai Daerah (BKD) Wonogiri ada belasan pejabat eselon II yang kemungkinan besar segera dimutasi. Pejabat eselon II itu ada yang telah menduduki jabatan lebih dari dua tahun sebanyak  14 pejabat,  yang telah menduduki jabatan kurang dari dua tahun satu, yang menduduki jabatan lebih dari lima tahun sebanyak 10 pejabat.

Baca Juga :  Pasangan Josss dan Harjo Kumpulkan Dokumen Perbaikan Sesuai Batas Waktu yang Ditentukan, Masyarakat Diharap Beri Masukan dan Tanggapan

Sementara, yang memasuki purna tugas pada tahun 2018 sebanyak tujuh pejabat. Namun, tujuh pejabat yang memasuki masa pensiun tahun 2018 tidak diikutkan proses seleksi mutasi.

Menurut Sekda Suharno, UU Nomor 5 tahun 2014 tentang ASN, mengatur bahwa sebelum Bupati melakukan mutasi rotasi pimpinan tinggi pratama atau pejabat eselon II, terlebih dahulu dilakukan seleksi. Proses ini dilakukan oleh panitia seleksi yang independen, dan diharapkan sesuai prinsip the right man on the right place.

Baca Juga :  Main Layangan 2 Pemuda Dusun Watuploso Desa Domas Bulukerto Wonogiri Kesetrum, Gegara Ekor Layangan yang Terbuat Dari Alumunium Foil Nyangkut Kabel Listrik

Pansel saat ini telah terbentuk, terdiri dari unsur akademisi, praktisi, birokrat dan tokoh masyarakat.

“Seleksi mutasi ini diharapkan bisa menghasilkan pejabat yang profesional dan kompeten di bidangnya. Pejabat setelah dimutasi diharapkan kreatif dan inovatif dalam melaksanakan tugasnya,” jelas Sekda, Jumat (23/2/2018). Aris Arianto