JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Pimpinan STIT Madina Sragen Terpilih Jadi Ketua DPC FPM. Target Gandeng 1.400 UMKM, Siap Bantu Permodalan

Muh Fadlan. Foto/JSnews
Muh Fadlan. Foto/JSnews

SRAGEN– Pimpinan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT)  Madina Sragen,  Muh Fadlan mendapat kepercayaa sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC)  Federasi Pekerja Mandiri (FPM)  Kabupaten Sragen. Atas amanah itu,  tokoh Nahdliyin sekaligus ustadz itu menggenjot misi untuk merangkul 1.400 pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM)  yang ada di Sragen.

Hal itu disampaikannya seusai terpilih menjadi Ketua DPD FPM Sragen untuk masa lima tahun mendatang. Fadlan mengatakan FPM adalah organisasi yang dibentuk dari pusat hingga daerah dengan konsentrasi pemberdayaan UMKM.

“Visinya meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup pelaky UMKM melalui pemberdayaan dan penguatan dari berbagai sektor, ” paparnya Kamis (1/2/2018).

Baca Juga :  Bupati Umumkan Sragen Masih Zona Merah Covid-19. Gubernur Minta Injak Rem, Mohon Maaf Nekat Gelar Hajatan Tak Sesuai Prokes Denda Rp 1 Juta dan Bisa Dibubarkan!

 

Fadlan yang juga Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sragen,  menjelaskan saat ini pihaknya tengah menyiapkan kepengurusan yang hampir selesai. Ditargetkan dalam waktu dekat segera dilakukan pelantikan.

Kesediaannya memimpin FPM lebih karena sesuai dengan misinya untuk membantu mengangkat kehidupan pelakh UMKM di Sragen. Menurutnya,  saat ini ada 1.400 UMKM di Sragen yang akan segera digandeng.

“Nantinya program kita akan memberdayakan UMKM dengan melalui perluasan jaringan informasi,  penguatan permodalan,  dan memperkuat ketahanan UMKM, ” jelasnya.

Khusus untuk permodalan,  nantinya bagi UMKM yang kesulitan modal,  akan dibantu fasilitasi dengan lembaga perbankan dengan suku bunga lunak. Bahkan ia mencanangkan FPM siap membantu fasilitasi pencarian modal usaha bagi UMKM hingga nominal 0,5 miliar.

Baca Juga :  Buntut Video Viral Ratusan Pelamar Berdesakan Sampai Terinjak-Injak di Pabrik Boneka Masaran Sragen, Dinas Isyaratkan Sanksi. Sekda: Biar Jadi Pembelajaran Perusahaan!

“Harapan kami,  UMKM bisa segera bergabung dan semua pelaku UMKM yang ada bisa terwadahi. Yang kesulitan modal akan kita dampingi mencari pinjaman. Sehingga mereka bisa kuat dan kesejahteraan meningkat, ” tandasnya.

Ditambahkan FPM terbuka dan siap merangkul semua UMKM dari sektor usaha apapun.  Ia juga memastikan organisasi itu murni untuk pendampingan usaha dan bebas dari unsur politik.  Wardoyo