JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Internasional

Pisau di Tangan Lelaki Ini Mencari Mangsa di Mal, Satu Orang Tewas

Ilustrasi/Tribunnews

BEIJING – Pisau di tangan lelaki itu terayun-ayun mengerikan. Alhasil, pusat perbelanjaan  di ibukota China yang sedang ramai itu menjadi heboh dan kacau balau, Minggu (11/2/2018). Orang-orang yang berada di sekitar lelaki itu berhamburan,  namun sayang, satu orang terkena sabetan pisau hingga tewas.

Kepolisian Beijing melaporkan tiga pria dan 10 wanita menjadi korban penyerangan di Joy City Mall di distrik Xidan tersebut. Satu korban wanita meninggal dunia akibat luka yang dideritanya.

Pria penyerang telah ditahan dan diidentifikasi oleh polisi. Pria tersebut diketahui bernama Zhu berusia 35 tahun yang berasal dari provinsi Henan.

Baca Juga :  Kabar Gembira, Arab Saudi Buka Kembali Layanan Umroh secara Bertahap. Jemaah Luar Negeri Diizinkan Datang Mulai 1 November 2020

Kepada polisi pria tersebut mengaku alasannya melakukan penyerangan karena merasa tidak puas. Namun tidak dijelaskan lebih jauh tentang ketidakpuasan yang dimaksud.

“Hasil penyelidikan awal tersangka diketahui bernama Zhu berusia 35 tahun. Dia berasal dari Xihua, provinsi Henan. Dia mengaku melukai orang-orang untuk melampiaskan keluhannya,” kata pernyataan polisi dilansir AFP.

Seorang saksi mata yang berada di lokasi kejadian mengatakan, melihat seorang pria yang tiba-tiba mengeluarkan pisau dari tasnya dan mulai menyerang orang secara acak.

Kejahatan dengan kekerasan sebenarnya jarang terjadi di China bila dibandingkan dengan negara lain, terutama di kota besarnya dengan pengamanan ketat.

Baca Juga :  Media Asing Soroti Penanganan Covid-19 di Indonesia, Sebut Menkes Terawan sebagai Orang Paling Bertanggung Jawab atas Krisis Akibat Pandemi yang Dialami Indonesia

Meski sempat terjadi beberapa tindak kekerasan dengan senjata pisau juga kapak yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Kebanyakan menargetkan anak-anak.

Pada 2015, polisi menahan seorang pria berpedang yang menyerang seorang pria asal Perancis dan menyebabkan seorang wanita China tewas di distrik perbelanjaan di Beijing.

Setahun sebelumnya, 31 orang tewas dalam aksi penyerangan oleh empat orang menggunakan pisau di sebuah stasiun kereta api di Kunming, ibu kota provinsi Yunnan, di China barat daya. Tribunnews