JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Putusan MK Menjadi Peluang untuk Lemahkan KPK

Ilustrasi/Tribunnews

JAKARTA- Putusan Mahkamah Konstitusi yang menyatakan bahwa Pansus Hak Angket DPR terhadap KPK adalah sah, dinilai telah menjadi peluang untuk melemahkan KPK secara regulatif.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak. Dia menilai putusan MK tersebut merupakan upaya pelemahan KPK.

“Keputusan MK tersebut telah menunjukkan MK menjadi bagian dari upaya pelemahan KPK, dan mengabaikan keputusan MK sebelumnya,” ujar Dahnil Anzar, Jumat (9/2/2018).

Baca Juga :  Densus 88 Ciduk Terduga Pendukung MIT Poso dan ISIS, 24 Orang Ditetapkan Tersangka Terorisme

Menurut Dahnil, putusan tersebut membuka jalan untuk melemahkan dan mengontrol KPK melalui kekuatan politik dan kekuasaan. “Itu berarti membawa agenda pemberantasan korupsi Indonesia ke jalan yang gelap,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera menyatakan, partainya menerima putusan MK yang menyatakan bahwa KPKmerupakan objek hak angket DPR.

Menurut Mardani, PKS kecewa karena putusan MK tersebut tidak bulat. Pasalnya, ada empat hakim yang pendapat berbeda (dissenting opinion). Mereka menyatakan bahwa KPKbukanlah objek hak angket DPR.

Baca Juga :  Koalisi Indonesia Bersatu Sinyal Airlangga Capres Paling Siap Berlaga

Menurutnya, putusan MK tersebut memberikan ruang tembak bagi pelemahan KPK di waktu yang akan datang. Mardani menyatakan, masyarakat harus lebih mendukung KPK karena terbukti banyak yang bisa diselesaikan dan diungkap lembaga antirasuah tersebut.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua