JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Sambungrasa Jelang Pilgub, Danramil Miri Imbau Masyarakat Tak Golput

Pgs Danramil Miri bersama tokoh Muspika Miri saat memimpin sambungrasa menghadapi Pilgub Jateng, Rabu (14/2/2018). Foto/JSnews
Pgs Danramil Miri, Kapten Cba Sugiyono bersama tokoh Muspika Miri saat memimpin sambungrasa menghadapi Pilgub Jateng, Rabu (14/2/2018). Foto/JSnews

SRAGEN– Seluruh elemen di wilayah Kecamatan Miri diimbau untuk menjaga suasana kondusif menjelang Pilkada Jateng yang akan digelar 27 Juni 2018. Tidak hanya itu,  masyarakat juga diminta menggunakan hak pilihnya serta berperan aktif melakukan pengawasan terhadap isu SARA dan kampanye hitam yang bisa merusak iklim kondusif di masyarakat.

Hal itu terungkap dalam acara sambungrasa menjelang Pilgub yang digelar Koramil Miri beserta unsur Muspika setempat,  di Miri Rabu (14/2/2018). Selain pucuk pimpinan Muspika,  ada sekitar 50an tokoh agama,  masyarakat,  pemuda dan elemen terkait se-Kecamatan Miri.

Pgs Danramil Miri,  Kapten Cba Sugiyono dalam sambutannya mengatakan sambung rasa itu digelar untuk mempererat koordinasi sekaligus menciptakan kondisi dalam rangka Pilgub Jateng tahun 2018 utamanya di wilayah Miri.

Baca Juga :  Viral, Beredar Video Mesum Sepasang ABG Bercumbu Sengak Sengok di Alun-alun Sragen. Netizen Sebut Angel Wis Angel Tenan..

Ia berharap jangan sampai terjadi benturan antar pendukung atau antar masyarakat. Kemudian untuk TNI dan Polri sudah menggaransi sikap netral terkait dengan Pilkada yang akan datang.

“Kepada masyarakat bila ada persepsi yang beda mungkin itu wajar sebagai wujud demokrasi dan harus dihargai. Kemudian apabila Babinsa dan Babinkamtimas masuk dalam pengawasan di masing-masing Desa adalah sebagai tugas dan tanggung jawabnya,” paparnya.

Ia juga berharap seluruh warga bisa  ikut mengawasi jangan sampai ada Isu SARA dalam Pilkada nanti. Hal tak kalah penting,  masyarakat diingatkan untuk bisa menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada Jateng nanti.

“Jangan sampai Golput,” pesan Danramil.

Kapten Sugiyono menambahkan apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dalam Pilkada dan yang dijadikan pedoman oleh masyarakat adalah para tokoh yang hadir pada acara tersebut.  Selanjutnya,  kepada petugas PPK atau yang lainnya ditekankan harus bisa menjalankan tugasnya dengan baik dan wajib netral.

Baca Juga :  Ponpes Ustadz Habib MA di Tangkil Sragen Masih Ditutup, 10 Santri dan Anaknya Isolasi Mandiri. Total 121 Orang Terlacak Kontak Erat dan Jalani Swab

Sementara Camat Miri, Ancil Sudarto mengapresiasi positif kegiatan sambungrasa tersebut.  Menurutnya hal itu penting untuk menyamakan persepsi dan koordinasi menjelang Pilkada terutama untuk mengantisipasi apabila ada permasalahan.

“Semoga nanti pelaksanaan Pilkada Jateng di Miri bisa berjalan dengan tertib dan aman,” tukasnya.

Sedangkan Wakapolsek Miri,  Iptu Sukarno mengajak semua Kades,  tokoh masyarakat dan elemen yang ada untuk menjaga suasana yang kondusif menjelang Pilkada Jateng.

“Jangan sampai perbedaan pilihan membuat suasana di wilayah Miri menjadi tidak aman, kemudian untuk petugas PPK maupun Panwascam bisa melaksanakan tugas dengan baik dan tetap netral,” tandasnya. Wardoyo