JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Terkuak, Ini Penyebab Kecelakaan Maut di Gendol Tangen. Kapolres Sragen Imbau Hati-hati

Ilustrasi korban pemotor tewas terlindas pikap. Foto/Wardoyo
Kondisi korban tewas kecelakaan terlindas pikap di Galeh, Tangen, Sabtu (3/2/2018) pagi. Foto/FB KWS

 

SRAGEN– Misteri pemicu kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Tangen-Galeh tepatnya di perkebunan Gendol,  Tangen,yang merenggut nyawa Riyatwanto (25) Sabtu (3/2/2018) pagi akhirnya terjawab. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP),  polisi memastikan tabrakan terjadi akibat pemuda asal Dukuh Mojo RT 8/3, Desa Sigit,  Tangen itu mendahului kendaraan di depannya dengan mengambil jalan terlalu ke kanan.

“Korban melaju dari arah utara. Sampai di lokasi kejadian, hendak mendahului pengendara motor tak dikenal. Rupanya dari arah berlawanan ada pikap yang juga melaju. Karena jarak terlalu dekat,  tak bisa menghindar dan terjadilah kecelakaan, ” papar Kapolres Sragen,  AKBP Arif Budiman,  Minggu (4/2/2018).

Baca Juga :  Kabar Baik, Pemkab Akhirnya Bolehkan Hajatan dan Campursari Tapi Hanya Siang Hari. Berikut Kesepakatan dan Aturan-aturan Hajatan Yang Sudah Disepakati!

Wanto tewas seketika usai menabrak dan kemudian terlindas mobil Pikap L 300 bernopo AG 8648 PG yang dikemudikan Nurrohman (25) asal kebanaran RT 27, Madiraja,  Banjarnegara dari arah berlawanan.

Data yang dihimpun Joglosemar,  kecelakaan terjadi pukul 05.45 WIB. Bermula ketika korban yang mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion AD 2757 PY melaju dari arah utara.

Sesampai di lokasi kejadian,  korban hendak mendahului pengendara motor tak dikenal yang ada di depannya.

Rupanya korban nyalip terlalu ke kanan, dan tak memperkirakan datangnya pikap dari arah berlawanan.

Karena jarak sudah sangat dekat, tabrakan hebat tak terhindarkan. Motor menghantam pikap dengan keras kemudian terjatuh.

Baca Juga :  Ngontel Ngos-ngosan, Penjual Jajanan Asal Sulawesi Pasrah Bongkokan Tertangkap Razia Tak Pakai Masker di Sragen. Merengkek Tak Punya Uang Rp 50.000, Tak Hafal Pancasila dan Lagu Indonesia Raya, Akhirnya Bayar Denda Pakai Ini!

Malang tak dapat ditolak,  korban terjatuh tepat di depan pikap yang melaju. Tubuhnya terlindas sehingga mengalami luka parah. Korban meninggal seketika dengan rahang retak, leher patah, tulang dada patak dan pendarahan kepala maupun telinga. Sedang pengemudi pikap selamat tanpa luka apapun.

Atas insiden itu,  Kapolres mengimbau ke masyarakat agar lebih berhati-hati dalam berkendara di jalan raya. Selain memperhatikan batas kecepatan, jika hendak mendahului kendaraan lain,  harus dipastikan situasi arus dari arah berlawanan benar-benar dalam kondisi aman. Wardoyo