JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

Alami Krisis, Pemprov Cari  Formula Tepat untuk Regenerasi Petani di DIY

Ilustrasi/Tribunnews

BANTUL – Mungkinkah pekerjaan sebagai petani “kurang keren” untuk zaman  now? Nyatanya, di Kabupaten Bantul ini, terjadi hambatan dalam regenerasi petani.

Bahkan, persoalan tersebut sudah sampai ke pembahasan di tingkat provinsi DIY. Karena itu, Dewan bersama Dinas Pertanian DIY sempat mendengar aspirasi daru beberapa kelompok petani Bantul yang rata-rata telah berusia lanjut.

“Jadi memang masalah regenerasi ini jadi pekerjaan besar kita, target utama kita tentu generasi muda yang makin hari memang semakin meninggalkan dunia pertanian. Mereka memilih sektor lain yang mereka anggap lebih menjanjikan,” kata anggota Komisi B DPRD DIY, Joko Purnomo, Senin (19/3/2018).

Baca Juga :  Yogyakarta Terdapat Tambahan 74 Kasus Covid-19

 

Joko bersama pihak terkait termasuk Dinas Pertanian Provinsi pun kini sedang mencari formula jitu guna mengembalikan proses regenarsi petani ini kembali berjalan semestinya.

Artinya, petani tidak lagi hanya identik kelompok usia tua tapi ada pula petani dari kelompok usia muda.

Salah satu program yang dibidik adalah melalui kampanye kesadaran bertani.

Baca Juga :  Inovasi Helm Gatotkaca yang Mampu Ukur Suhu Tubuh dari Jarak hingga 9 Meter, Digunakan di Polres Banjarnegara

Sasarannya tak tanggung-tanggung, karena mengarah ke level pelajar dari tingkat dasar yaitu mulai dari SD, SMP sampai SMA.

Metode kampanye inilah yang sedang dikaji agar pesan tersampaikan dengan baik.

“Garis besarnya kita ingin generasi muda ini mengerti bahwa sektor pertanian juga bisa diandalkan dalam pemenuhan sehari-hari, tapi memang perlu formula jitu karena pemerintah perlu melakukan berbagai terobosan dan strategi agar petani memang bisa hidup sejahtera,” kata Joko.  

www.tribunnews.com