JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Dampak Razia PSK Oleh Wabup dan Sekda Sragen, Pengunjung Wisata Gunung Kemukus Anjlok 30 %

Suasana penggerebekan 14 PSK dan pria hidung belang dari razia di Kemukus beberapa waktu lalu. Foto/Istimewa
Suasana penggerebekan 14 PSK dan pria hidung belang dari razia di Kemukus beberapa waktu lalu. Foto/Istimewa

SRAGEN– Razia dadakan yang digelar Wabup dan Sekda Sragen bersama tim gabungan di wilayah kompleks obyek wisata Pangeran Samudera Gunung Kemukus Sumberlawang beberapa waktu lalu berdampak terhadap arus pengunjungan. Dari catatan pengelola, pasca penggerebekan arus penungjung menurun drastis hingga 30 persen.

Penanggungjawab Obyek (PJO)  Obyek Wisata Kemukus,  Marcellus Suparno mengatakan sejak ada razia yang menangkap 14 PSK itu,  memang arus pengunjung menurun hingga 30 persen.

Baca Juga :  Viral, Video Pemandangan Miris Ratusan Pelamar Kerja di Pabrik Boneka PT CWI Masaran Sragen Berkerumun dan Berdesakan Memasukkan Lamaran. Sebagian Bahkan Sampai Terinjak-Injak Pelamar Lain

“Langsung menurun meski nggak begitu banyak. Dihitung bulanan sekarang jadi 2.500 pengunjung.  Sebelumnya bisa sampai 3.000 pengunjung satu bulan, ” paparnya Senin (5/3/2018).

Meski menurun,  menurutnya hal itu lebih baik. Sebab suasana di Gunung Kemukus menjadi tak bising lagi karena karaoke sudah berhenti operasi.

Sekarang ini,  kata dia,  pengunjung lebih banyak didominasi pengunjung wisata religi.

Baca Juga :  Biadab, Sudah 3 Siswi SMP Jadi Korban Predator Anak Asal Mondokan Sragen. Korban Selalu Diancam Dibunuh, Dibekap dan Dicekik Sebelum Diperkosa di Kuburan Cina

Meski menurun,  hal itu tak berpengaruh pada pendapatan.  Ia menyampaikan secara target tahun 2017 lalu bisa tertutup. Untuk tahun 2018 ini pendapatan dipatok Rp 160 juta.

“Apalagi itu (PSK) juga nggak menguntungkan pendapatan. Sekarang juga masuknya satu pintu dari depan tok jadi lebih tertib, ” tukasnya. Wardoyo