JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Ternyata, Tingkat Konsumsi Ikan Warga Wonogiri di bawah Rata-rata Jateng

Lomba olahan ikan yang digelar TP PKK Wonogiri
Lomba olahan ikan yang digelar TP PKK Wonogiri

WONOGIRI-Tingkat konsumsi ikan di Kabupaten Wonogiri  masih sangat rendah, bahkan masih di bawah rata-rata di Jateng.

Data dari Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (Dislapernak) Wonogiri, konsumsi ikan baru mencapai angka 19 kilogram per kapita per tahun. Angka ini masih jauh dengan rata-rata tingkat konsumsi di Provinsi Jawa Tengah yaitu 22 kilogram per kapita per tahun. Sementara konsumsi secara nasional sebesar 27 kilogram per kapita per tahun.

“Perlu ada upaya terus-menerus yang mendorong masyarakat agar gemar makan ikan,” ujar Kepala Dislapernak Rully Pramono Retno melalui Kabid Perikanan, Heru Sutopo, Senin (5/3/2018).

Baca Juga :  Miris, 20 Warga Kecamatan Batuwarno Wonogiri Terjaring Razia Karena Kedapatan Tidak Memakai Masker, Langsung Diberikan Sanksi ini

Padahal, menurut dia, produksi ikan Wonogiri, khususnya dari Waduk Gajah Mungkur cukup tinggi. Pada 2017 mencapai sekitar 8.000 ton. Belum ditambah hasil tangkapan laut dan perairan tawar lainnya.

Produksi yang tinggi tersebut, menurut dia, mestinya dibarengi dengan konsumsi yang tinggi pula. Sayang hal itu belum tercapai.

“Kami berharap dapat memunculkan inovasi keragaman masakan berbahan dasar ikan, sehingga dapat meningkatkan gizi dan konsumsi gemari, serta secara ekonomis dapat mendukung ekonomi kreatif untuk meningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata dia.

Senada , Ketua Tim Penggerak PKK Wonogiri Verawati Joko Sutopo mengatakan Wonogiri memiliki obyek vital untuk pemberdayaan ikan di Waduk Gajah Mungkur, tetapi masih belum termanfaatkan dengan optimal.

Baca Juga :  Info Lur, TMMD Sengkuyung Dusun Gembuk Desa Bero Kecamatan Manyaran Wonogiri Resmi Dibuka, Proyek ini yang Dikerjakan

Terkait dengan pengolahan ikan, pihaknya berharap adanya upaya sosialisasi dan pembinaan terus menerus agar hasil olahan ikan di Kabupaten Wonogiri dapat dipasarkan secara higienis. Serta dengan kemasan khusus agar bisa dikonsumsi secara sehat oleh masyarakat maupun turis-turis yang berkunjung ke Wonogiri.

Pihaknya juga mendorong dinas untuk ke depan dapat membuat kolam-kolam ikan mandiri di setiap wilayah di Kabupaten Wonogiri. Tujuannya masyarakat mudah mendapatkan ikan dan tidak hanya mengandalkan hasil dari WGM. Aris Arianto