JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Hanya Butuh 1,5 Jam, Polres Sragen Berhasil Ringkus 2 Tersangka Komplotan Begal Berpedang. Ternyata Sudah Beraksi Sebanyak Ini..

Wakapolsek Karangmalang, Iptu Radjiman saat menginterogasi tersangka pelaku begal berpedang di Mapolsek, Senin (26/3/2018). Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Wakapolsek Karangmalang, Iptu Radjiman saat menginterogasi tersangka pelaku begal berpedang di Mapolsek, Senin (26/3/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN- Sempat membuat gempar, petualangan kawanan begal berpedang yang menyasar korban anak pelajar di Puro, Karangmalang akhirnya berakhir. Hebatnya,  tak butuh waktu lama,  kedua pelaku begal itu akhirnya berhasil terlacak hanya dalam hitungan jam setelah dilaporkan ke Polsek Karangmalang.

Komplotan yang ternyata digawangi oleh dua orang pemuda itu berhasil tertangkap selama dua hari Minggu (25/3/2018) dan Senin (26/3/2018).

Kedua tersangka begal yang membawa senjata pedang untuk menakuti korbannya itu masing-masing diketahui bernama Aris Joko Prasetyo (22) dan Kempul (25). Aris diketahui berprofesi sebagai pengamen asal Jl Ronggowarsito,  Gang Mawar RT 10/5, Karangtengah,  Ngawi,  Jatim sedang Kempul diketahui sebagai tukang parkir asal Dukuh Jetak, Desa Jetak,  Sidoharjo,  Sragen.

Tersangka pertama,  Aris ditangkap hanya 1,5 jam dari sejak kejadian itu dilaporkan ke Polsek Minggu (25/3/2018) siang.

Baca Juga :  Cerita Anggota DPRD Sragen Tekor Ratusan Juta Gegara Fenomena Tikus. Pekerjanya pun Sampai Tobat dan Menyerah!

“Setelah korban dan orangtuanya melapor ke Polsek,  tim penyidik Polsek langsung bergerak.  Dari keterangan korban yang sempat mengenali ciri-ciri fisik pelaku,  tim langsung melakukan identifikasi daftar resedivis. Dan mengarah ke A (Aris).  Saat itu juga,  A langsung dilacak ke rumahnya dan saat digeledah ternyata benar,  bahwa dua HP milik korban ada di tangannya dan diakui telah dirampas paksa pada malam kejadian, ” papar Kapolres Sragen,  AKBP Arif Budiman,  Senin (26/3/2018).

Sementara Kapolsek Karangmalang,  AKP Agus Irianto menguraikan setelah meringkus Aris,  tim melakukan pengembangan penyidikan untuk menguak rekan komplotannya. Dari mulut Aris,  keluarlah pengakuan bahwa aksi begal Sabtu (24/3/2018) malam di Puro dilakukannya bersama Kempul.

Sayangnya,  saat dilacak Minggu (25/3/2018), Kempul tak berada di rumahnya. Baru sehari berselang,  Senin (26/3/2018), Kempul berhasil diciduk dalam sebuah penggerebekan oleh tim Penyidik Polsek Karangmalang.

Baca Juga :  Masuk Zona Kuning, Kabupaten Sragen, Boyolali dan Klaten Boleh Gelar Sekolah Tatap Muka. Berikut Daftar Lengkap 163 Kabupaten/Kota Yang Boleh Menggelar KBM Tatap Muka dari BNPB, 13 Ada di Jateng! 
Dua tersangka begal berpedang saat dicokok dan dibawa ke Polres Sragen. Foto/Wardoyo

Keduanya diringkus dengan barang bukti dua unit HP merek Samsung dan Vivo warna putih milik dua pelajar SMP yakni Damas Hikmar Ghifari (14) asal Kampung Teguhan RT 8/3, Sragen Wetan dan Prabowo (15), asal Dukuh Katukan, Desa Puro,  Karangmalang yang dibegal di depan Balai Desa Puro,  Karangmalang.

“Dari catatan, tersangka itu merupakan resedivis dan sudah beraksi di delapan TKP di tiga kecamatan. Mereka sempat berusaha menghilangkan barang bukti dengan membuang pedang yang digunakan untuk beraksi dibuang di wilayah Sragen Kota. Namun berhasil kami temukan juga,  ” terang AKP Agus.

Saat ini kedua tersangka sudah diamankan di Mapolres Sragen. Keduanya bakal dijerat dengan pasal 363 KUHP. Wardoyo