JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Heboh Suara Adzan Salat Jumat di Masjid Al Falah Sragen Mendadak Jadi Perbincangan. Jemaah Tertegun, Nggak Nyangka Setelah Lihat Muadzinnya

Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman saat mengumandangkan adzan salat Jumat di Masjid Al Falah Sragen, Jumat (30/3/2018). Foto/Wardoyo

IMG 20180331 103846
Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman saat mengumandangkan adzan salat Jumat di Masjid Al Falah Sragen, Jumat (30/3/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN-  Jemaah Salat Jumat di Masjid Al-Falah Polres Sragen dibuat terkejut dengan suara adzan yang berkumandang Jumat (30/3/2018) siang. Bukan hanya suara adzan yang terdengar merdu, ratusan jemaah dari kalangan personel dan masyarakat sekitar itu juga tak menyangka jika muadzin siang itu ternyata bukan muadzin sembarangan.

Ya, siapa sangka jika pengumandang adzan pada Jumatan tersebut adalah pucuk pimpinan Polres Sragen,  AKBP Arif Budiman. Bahkan, dari rekaman video yang diambil salah satu personel,  merdunya suara adzan sampai membuat beberapa jemaah di shaf depan yang semula mengantuk mendadak jadi terbangun.

Sepintas, suara adzan yang dikumandangkan Kapolres memang tak kalah dari muadzin yang sudah piawai beradzan. Bahkan banyak personel Polres yang juga kaget Kapolres yang dikenal tegas itu diam-diam punya kelebihan lain yang amat jarang ditemukan.

Baca Juga :  Terbaru Kasus Covid-19 Klaster Tarawih dan Guru Ngaji di Sambirejo Sragen Meluas. Hari Ini 24 Warga Dites Swab, 6 Orang Reaktif, Anak-anak TPA Besok Diswab

“Nggak nyangka kalau tadi yang adzan itu ternyata Pak Kapolres.  Suaranya bagus dan nyaring. Saya kira muadzin yang biasanya. Saya baru tahu setelah selesai, ” tutur Widodo,  salah satu jemaah asal Mageru,  Sragen yang kebetulan kebagian tempat di teras masjid.

Sementara, sang muadzin dadakan yang jadi perbincangan siang itu,  Kapolres AKBP Arif Budiman mengaku hanya spontanitas semata ingin mengumandangkan adzan.  Ia mengaku sama sekali tak punya persiapan apalagi latihan.

Baca Juga :  Berikut Daftar 4 Korban Kebakaran Hebat Gudang Minyak Chelsea, Toko dan Rumah di Ketro Tanon. Dua Masih Bocah dan 2 Kakek Nenek!

“Tadi spontan saja. Nggak ada persiapan.  Kebetulan saya ada di shaf depan,” tukasnya.

Kapolres mengatakan dirinya sangat berharap agar apa yang dilakukannya itu setidaknya bisa memberikan contoh bagi personel yang muslim di jajaran Polres Sragen supaya lebih mendekatkan dan ikut memakmurkan masjid.  Baik di Polres maupun di lingkungan masyarakat mereka berdomisili.

“Personel harus bisa menjadi contoh dan motor dalam hal kebaikan. Tak hanya dalam tugas rutinitas sebagai polisi,  di masyarakat pun juga harus bisa memberi  teladan dan mengajak masyarakat dalam hal kebaikan. Termasuk dalam hal beribadah,” pungkasnya. Wardoyo