JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Isak Tangis Iringi Pemakaman Legislator Haji Husein Kusyaini. Kehilangan Besar Bagi DPRD Sragen dan Warga

Suasana pemberangkatan jenasah almarhum Husein Kusyaini Jumat (9/3/2018). Foto/Wardoyo
Suasana pemberangkatan jenasah almarhum Husein Kusyaini Jumat (9/3/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN– Suasana duka mengiringi pemakaman anggota DPRD Sragen dari Fraksi PKB,  Husein Kusyaini, Jumat (9/3/2018) sore. Jenasah legislator asal Desa Sumberejo,  Mondokan itu dimakamkan di pemakaman Dukuh Jati, Sumberejo,  dengan diiringi isak tangis kerabat dan kolega.

Prosesi pemakaman digelar pukul 15.00 WIB. Selain kerabat,  warga dan kolega,  turut hadir pula Bupati Sragen,  Kusdinar Untung Yuni Sukowati bersama Wabup Dedy Endriyatno.

Rekan almarhum dari unsur pimpinan dan anggota DPRD juga turut datang menyampaikan belasungkawa. Ada Ketua DPRD Bambang Samekto dan Wakil Ketua Bambang Widjo yang kemudian didaulat menyampaikan ucapan belangsungkawa.

“Mewakili unsur pimpinan dan anggota DPRD Sragen,  kami mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya saudara dan rekan kami Husein Kusyaini. Semoga diampuni segala dosanya dan diterima di tempat yang terbaik di sisi-Nya. Keluarga yang ditinggalkan semoga diberi ketabahan dan bisa melanjutkan perjuangan beliau, ” ucap Bambang Widjo saat menyampaikan sambutannya.

Baca Juga :  Geger Karyawan PG Mojo Sragen Ditemukan Tewas di Ranjang Rumah Kontrakannya. Sempat Ikut Ronda Malam, Jasadnya Dievakuasi Petugas Berpakaian APD Lengkap

Menurut Ketua Fraksi Golkar itu,  kepergian Husein adalah kehilangan besar bagi DPRD. Sebab selama dua periode menjabat,  yang bersangkutan dikenal tak neko-neko dan rajin menjalankan tugasnya.

Isak tangis pun pecah sesaat setelah jenasah legislator yang akrab disapa Pak Haji itu diberangkatkan dari rumah duka menuju peristirahatan terakhirnya.

Iringan keluarga,  warga, simpatisan hingga kolega turut mengantar anggota dewan yang dikenal bersahaja dan antipencitraan itu.

Baca Juga :  Gagal Usung Calon, Kader dan Simpatisan PKS di Sragen Dihimbau Tetap Konsisten Taati Keputusan Abstain pada Pilkada

Kades Sumberejo,  Sentot Nugroho menguraikan almarhum memang dikenal sebagai sosok teladan dan anggota legislator yang disegani di wilayahnya.  Tak heran,  kepergian almarhum sebuah kehilangan besar bagi warga.

“Mudah-mudahan beliau bisa ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya. Kami sangat kehilangan, ” tuturnya.

Menurutnya,  almarhum meninggalkan seorang istri dan tiga anak. Dua putri dan satu putra bungsu yang masih kecil.

Legislator asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu dikabarkan meninggal dunia sekitar pukul 09.00 WIB akibat serangan jantung. Sempat dilarikan ke RS Yakssi Gemolong,  namun nyawanya tak terselamatkan.

Selamat Jalan Pak Haji...  Wardoyo