JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kecelakaan Tragis 2 Motor di Depan SMPN 2 Tanon Sragen. 2 Korban Terkapar, Satu Diketahui Berstatus Mahasiswa

Ilustrasi kecelakaan motor ringsek
Ilustrasi kecelakaan motor ringsek

SRAGEN– Kecelakaan tragis antara dua pengendara motor terjadi di jalan raya Tanon-Sukodono tepatnya di depan SMPN 2 Tanon,  Sragen. Seorang mahasiswa mengalami perdarahan cukup serius usai bertabrakan dengan pemotor dari arah depan.

Data yang dihimpun di Mapolres, Sabtu (3/3/2018), kecelakaan terjadi pukul 05.30 WIB. Melibatkan sepeda motor Yamaha Jupitet B 3874 NMW yang dikemudikan Sukardi (49) warga Ngrungkap, RT 5, Tempelrejo, Mondokan, Sragen dengan motor Honda Supra AD 3032 TY yang dikendarai mahasiswa asal Dukuh Gonggang RT 6, Bendo,  Sukodono,  Eko Susilo (22).

Baca Juga :  Kasat Lantas Sragen Resmi Berganti. Masih Muda AKP Ilham Dipesan Bisa Makin Tekan Angka Kecelakaan, AKP Sugiyanto Sukses Turunkan Peringkat Laka dari 2 Tertinggi di Jateng ke Posisi 13

Kecelakaan bermula ketika pagi itu Sukardi melaju dari arah Tanon (barat)  sedangkan Eko melaju dari arah Sukodono (timur).

Menjelang lokasi kejadian,  mendadak Sukardi kehilangan konsentrasi dan motornya melaju agak ke tengah. Karena jarak sudah sangat dekat,  motor gagal dikendalikan untuk menghindar. Tabrakan hebat pun tak terelakkan.

Sukardi terkapar dengan luka serius di tangan kanan dan dahi.  Ia langsung dilarikan ke Puskesmas Tanon.

Baca Juga :  Ngeyel Tak Pakai Masker, 11 Warga Sragen Akhirnya Kelabakan Harus Bayar Denda Rp 50.000. Satu Orang Disita KTP Karena Nggak Bawa Duit

Nasib lebih tragis dialami Eko. Mahasiswa itu mengalami luka perdarahan pada hidung, luka pada bahu dan sempat muntah-muntah.

Korban juga dilarikan ke Puskesmas Tanon untuk mendapat perawatan intensif.

Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman melalui Kasubag Humas AKP Muryati membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Menurutnya saat ini kasus tersebut masih ditangani oleh penyidik.

“Kendaraan yang terlibat sudah diamankan di Mapolres untuk barang bukti dan proses lebih lanjut,” jelasnya.  Wardoyo