JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Mahfud MD Masuk Bursa Cawapres Partai Gerinda, Ini Tanggapannya

 

Tribunnews

JAKARTA – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD mengaku sangat menghormati dam menghargai namanya masuk bursa calon wakil presiden dari Partai Gerindra, untuk mandampingi Prabowo Subianto di Pemilihan Presiden 2019.

Hanya saja, menurut Mahfud, dirinya tidak akan aktif menanggapi pinangan tersebut.

“Oleh sebab itu, kalau saya tidak bisa, tidak mau mengatakan bersedia atau tidak. Tetapi pada dasarnya berkali kali sudah saya katakan, saya tidak ingin aktif menanggapi itu, tidak juga tidak apa apa,” tutur Mahfud saat dihubungi wartawan, Jumat (16/3/2018).

Baca Juga :  Pemerintah Segera Berlakukan Tarif Tes Swab, Ditaksir di Bawah Rp1 Juta. Ada Usulan Harga Rp439.000 hingga Rp797.000

Mantan Menteri Pertahanan di era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) tersebut ‎mengatakan, dirinya akan menindaklanjuti bursa cawapres, bila arah partai politik dalam mengusung dirinya semakin positif.

“Kalau misalnya nanti panggilan sudah arahnya dasar yang menentukan partai-partai terkait capres, mengarah ke situ, nanti bisa dibicarakan lebih lanjut,” katanya.

Yang pasti, menurut Mahfud, dalam membicarakan capres-cawapres, sangat bergantung kepada partai politik. Berdasarkan konstitusi, ‎pasangan capres cawapres itu diajukan oleh partai politik peserta pemilu, baik sendirian maupun bersama sama yang mempunyai suara 20 persen.

Baca Juga :  Hari Ini Pasien Sembuh dari Covid-19 Bertambah 3.207

“Kita semua harus hormati itu. Dan bagus aturan itu, karena bagaimanapun parpol itu adalah penyangga demokrasi, dan itu hak yang harus dihormati sepenuhnya,” katanya.

Oleh karena itu, Mahfud mengajak masyarakat untuk memberikan kesempatan kepada partai politik, mencari capres dan cawapres yang akan diusungnya.

“Siapa pun yang mereka putuskan ya kita harus terima,” cetusnya.

www.tribunnews.com