JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Tertangkapnya Pasangan Selingkuhan Bandar Pil Koplo asal Ngrampal Sragen Bikin Netizen Geram. Banjir Hujatan, Dari Usul Hukuman Mati Hingga Desak Aparat Usut Bekingnya..

Tersangka bandar pil koplo asal Ngrampal, Sragen, Relyta Handayani saat diamankan bersama barang bukti, Senin (19/3/2018). Foto/Wardoyo
Tersangka bandar pil koplo asal Ngrampal, Sragen, Relyta Handayani saat diamankan bersama barang bukti, Senin (19/3/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN- Penangkapan pasangan selingkuhan asal Bener, Ngrampal yang didapati sebagai bandar dan pemasok pil koplo oleh Tim Satres Narkoba Polres Sragen, Senin (19/3/2018) dinihari mengundang reaksi massif dari netizen di jagat dunia maya. Rata-rata mengaku geram dan meminta aparat memberi hukuman berat bagi keduanya yang ditangkap dengan barang bukti ribuan butir pil koplo dan uang jutaan rupiah tersebut.

Kedua pasangan bandar pil koplo yang dikenal sebagai sephia alias punya hubungan asmara gelap itu masing-masing Relyta Handayani (37) asal Dukuh Bener RT 5/8, Bener, Ngrampal, Sragen dan Budiyono (37) asal kampung yang sama.

Relyta ditangkap kos-kosan di Kampung Sragen Dok RT 20/7, Sragen Wetan, Sragen yang selama ini digunakannya sebagai markas peredaran obat terlarang dan pil koplo pukul 24.00 WIB. Sementara, Budi ditangkap beberapa saat kemudian di rumahnya dari pengembangan aparat.

Sejak berita itu diunggah Senin (19/3/2018) langsung banjir komentar dan keprihatinan dari netizen. Banyak netizen langsung bereaksi dengan beragam komentar. Seperti akun Deva S Purwanti yang berkomentar “Buseett dido raja langsung”.

Baca Juga :  Duh Gusti, Meledak Lagi Tambah 19 Positif Hari Ini, Total Kasus Covid-19 Sragen Melonjak Jadi 452. Kontak Erat Tercatat 644 Orang, Sudah 59 Warga Meninggal Dunia

Kemudian Hafis Arisandy menyayangkan perbuatan Relyta dengan berkomentar “Ngisin2i wong sragen”.

Kegeraman dilontarkan Ryan Ovaryta yang berkomentar “Didorr aja hukum mati perusak generasi bangsa”. Ada pula reaksi keprihatinan yang disampaikan Lina New Part II yang berkomentar “Tonggo deso ki tibake koyo ngono opo gak ada kerjaan lain sing halal”.

Ungkapan keprihatinan disampaikan Demitjavier yang menulis komen “Sragen terkenal narkoba skrng duh”. Kemudian akun Tumin Nurdin juga menuliskan berkomentar “wah sempurna bener ini orang. Selingkuh, bandar, pengedar, pasti ngoplo juga, bener2 menikmati surge dunia”.

Lantas akun Ernyary Janarko konyelgepeng berkomentar tak kalah pedas. “Wes gendak pengedar sisan. Tuekan ra do mikir”. Akun Panji Erlangga berkomentar cukup menarik. Ia meminta aparat tak hanya menangkap pelaku dan bandar di lapangan tapi juga bekingannya. Ia berkomentar “Tangkep jg bekingane.. ojo mung krucuk2e tok sing ditangkepi””.

Budiyono, pasangan sephia dari Relyta yang jadi pemasok pil koplo saat diamankan di Mapolres Sragen. Foto/Wardoyo

Kapolres Sragen AKBP Arif BUdiman mengatakan keduanya ditangkap dengan barang bukti total 2.600 butir pilkoplo jenis baru berlogo “Y”. Rinciannya Di kamar No. 12 A yang dihuni oleh Relyta diamankan total 1.600 butir pil koplo berbagai jenis dan pil koplo varian baru.

Baca Juga :  Makin Mengganas, Kasus Covid-19 Sragen Tambah 8 Warga Positif dan 1 Meninggal Hari Ini. Total Melonjak Jadi 427 Kasus, 59 Meninggal Dunia

Diantaranya 1.000 butir pil koplo jenis baru berlogo Y, dan enam paket berisi 100 butir.Dari lokasi kos-kosan perempuan itu, juga disita uang hasil penjualan sebesar Rp. 3.310.000, dan sebuah HP merk Oppo warna Gold White yang sering digunakan sebagai alat transaksi.

Sementara dari rumah selingkuhannya, Budiyono diamankan 1.000 butir pil koplo berlogo Y dan uang Rp 2,2 juta hasil penjualan. Turut diamankan pula HP merk Oppo warna Gold White disimpan didalam tas sedang warna hitam merk ZERO-ZIK milik tersangka. Selanjutnya kedua tersangka dan barang bukti dibawa ke Polres Sragen untuk dilakukan proses lebih lanjut. Wardoyo