JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Internasional

Trump Kembali Lakukan “Pembersihan”, Giliran Pejabat Teras FBI Dipecat

McCabe/Tribunnews

 

WASHINGTON – Ternyata, presiden Amerika Serika (AS), Donald Trump belum selesai melakukan aksi “bersih-bersih” dalam tubuh pemerintahan negeri Paman Sam tersebut. Setelah memecat Menteri Luar Negeri Rex Tillerson serta mengganti penasihat keamanan nasional, H.R. McMaster, Trump memecat Deputy Director Biro Investigasi Federal atau Federal Bureau of Investigation (FBI), Andrew McCabe.

Pemecatan terhadap McCabe yang saat ini juga menjabat sebagai Plt Director FBI tersebut dilakukan secara resmi oleh Jaksa Agung AS, Jeff Sessions, Sabtu (17/3/2018). Hal itu menyusul aksi Trump setelah memecat James Comey Mei 2017 lalu.

Baca Juga :  Kabar Gembira, Arab Saudi Buka Kembali Layanan Umroh secara Bertahap. Jemaah Luar Negeri Diizinkan Datang Mulai 1 November 2020

Dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat (16/3/2018), Sessions mengatakan bahwa dia memecat McCabe setelah badan pengawas internal Departemen Kehakiman AS menemukan bahwa McCabe kerap membocorkan informasi sensitif kepada wartawan dan menyesatkan penyidik tentang tindakannya tersebut.

“FBI mengharapkan setiap karyawan mematuhi standar kejujuran, integritas dan akuntabilitas tertinggi,” kata Sessions, dilansir dari Reuters.

Namun McCabe, yang memainkan peran penting dalam investigasi FBI terhadap Hillary Clinton dan campur tangan Rusia pada pemilihan AS tahun 2016, membantah klaim tersebut dan mengatakan bahwa dia menghadapi pembalasan oleh administrasi Trump.

Baca Juga :  50 Negara Jatuh ke Jurang Resesi Gara-gara Pandemi Covid-19, Mulai dari Malaysia hingga Amerika Serikat. Ini Daftar Lengkapnya

Dalam sebuah pernyataan panjang, McCabe mengatakan, dia yakin dia ditargetkan secara politis karena dia menguatkan klaim mantan Direktur FBI James Comey bahwa Trump mencoba menekan FBI untuk menutup penyelidikan terkait masalah Rusia.

Pemecatan McCabe terjadi dua hari sebelum ulang tahunnya yang ke-50, saat dia berhak untuk pensiun dari FBI dengan uang pensiun penuhnya.

www.tribunnews.com