JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Arena Pesta Miras Oplosan di Terminal Gemolong Digerebek Polisi. Sejumlah Pemuda Diciduk Saat Teler Berat..

Tim Polsek Gemolong saat menggerebek lokasi pesta miras di Terminal Gemolong, Kamis (19/4/2018) malam. Foto/Wardoyo
Tim Polsek Gemolong saat menggerebek lokasi pesta miras di Terminal Gemolong, Kamis (19/4/2018) malam. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Menyusul instruksi perang terhadap peredaran miras yang dicanangkan Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman,  jajaran Polsek Gemolong langsung menggencarkan razia di wilayah setempat. Hasilnya,  Kamis (19/4/2018) malam,  tim mengobrak-abrik arena pesta miras oplosan yang digelar sejumlah pemuda di Terminal Gemolong.

Dalam operasi yang dipimpin oleh Kanit Sabhara Polsek Gemolong Aiptu Tugiyanto malam itu,  tim mendapti sekelompok pemuda yang sedang asyik  pesta miras di lingkungan Terminal Bus AKAP Gemolong. Melihat gelagat tak beres,  tim razia langsung menggerebek lokasi tersebut.

Daat dilakukan penangkapan,  tim mengamankan sejumlah pemuda yang sedang mabuk berat. Mereka diduga telah berpesta miras oplosan jenis ciu dan bir.

Baca Juga :  Viral, Video Pemandangan Miris Ratusan Pelamar Kerja di Pabrik Boneka PT CWI Masaran Sragen Berkerumun dan Berdesakan Memasukkan Lamaran. Sebagian Bahkan Sampai Terinjak-Injak Pelamar Lain

“Dari lokasi kejadian,  kita amankan barang bukti miras yang digunakan untuk berpesta. Ada satu botol Ciu ukuran 1,5 liter dan juga 3 botol bir, ” papar Kapolres AKBP Arif Budiman,  Jumat (20/4/2018).

Atas temuan itu,  tim langsung menggelandang beberapa pemuda yang mabuk berat tersebut. Mereka selanjutnya dilakukan pendataan dan pembinaan agar jangan sampai mengulangi perbuatan pesta miras oplosan lagim

“Yang perlu dipahami bahwa miras sangatlah berbahaya bagi tubuh dan dapat mengakibatkan gangguan kesehatan. Pergunakan waktu luang yang ada untuk kegiatan kegiatan yang positif baik bagi diri sendiri maupun lingkungan, jangan malah dipergunakan untuk hal hal yang dapat merugikan lingkungan,” terang Kanit Sabhara saat memberikan wejangan kepada para pemuda bengal itu.

Baca Juga :  Bupati Yuni Umumkan Sragen Turun Jadi Zona Oranye Covid-19. Tegaskan Hajatan Tidak Dilarang, Soal Izin Keramaian Kewenangan Polres!

Setelah diberi pembinaan dan membuat surat pernyataan, para pemuda itu kemudian baru dibolehkan pulanh ke rumah masing masing.

Kapolsek Gemolong, AKP Supadi membenarkan adanya kegiatan tersebut. Menurutnya kegiatan razia miras itu sebagai bentuk cipta kondisi di wilayah, sehigga tidak terdapat kejadian kejahatan maupun orang meninggal dunia yang diakibatkan oleh konsumsi miras oplosan. Wardoyo