JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Embung Tak Hanya Jadi Penyuplai Pengairan, Bisa Dongkrak Wisata Juga

Pengunjung menikmati panorama Embung Doho, Girimarto, Kamis (19/4/2018).JSNews/Aris Arianto
Pengunjung menikmati panorama Embung Doho, Girimarto, Kamis (19/4/2018).JSNews/Aris Arianto

WONOGIRI-Keberadaan embung, bukan hanya bisa menjadi solusi kebutuhan air bagi pertanian. Embung ternyata bisa menjadi sarana mendongkrak sektor wisata suatu daerah.

Gatot Adjie Soetopo pembina Yayasan Obor Tani mengungkapkan hal tersebut di sela peresmian Embung Doho Wonogiri dan Embung Banyu Kuwung di Desa Doho, Kecamatan Girimarto, Wonogiri, Kamis (19/4/2018).

“Embung ketika dikelola secara maksimal mendatangkan kunjungan wisatawan, secara otomatis pariwisata terdongkrak,” kata dia.

Baca Juga :  Main Layangan 2 Pemuda Dusun Watuploso Desa Domas Bulukerto Wonogiri Kesetrum, Gegara Ekor Layangan yang Terbuat Dari Alumunium Foil Nyangkut Kabel Listrik

Dia mencontohkan keberadaan Embung Nglanggeran di komplek gunung api purba, Gunung Kidul, DIY. Pengelola tidak sebatas memanfaatkan air untuk irigasi. Melainkan menyulapnya menjadi spot selfie yang menarik.

“Setiap akhir pekan, kunjungan selalu membludak,” sebut dia.

Lantaran itu pihaknya selalu pelaksana pembangunan embung menyatakan, kedua embung bisa dikelola dengan baik. Terlebih Embung Doho dengan luas 1,5 hektare, bisa menampung 15 juta liter air menjadikannya embung ke 68 sekaligus terbesar yang pernah dibangun.

Baca Juga :  838.732, Ini Jumlah Daftar Pemilih Sementara Atau DPS Pada Pilkada Wonogiri 2020

“Kami percaya metode menabung air di musim hujan melalui embung, memberikan manfaat yang nyata. Baik bagi pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, wisata, bahkan air baku PDAM. Sehingga potensi desa dapat diperkuat,” terang dia. Aris Arianto