JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Ingat Penanganan Bencana Harus Responsif Gender

Simulasi bencana di gedung KemenPPPA
Simulasi bencana di gedung KemenPPPA

WONOGIRI-Asisten Deputi Perlindungan Hak Perempuan Dalam Situasi Darurat dan Kondisi Khusus, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Nyimas Aliah menegaskan seharusnya seluruh gedung, baik itu pemerintahan maupun swasta harus memiliki sarana dan prasarana evakuasi atau penyelamatan yang berperspektif gender.

Baca Juga :  Wilayah Berpotensi Hujan Petir dan Angin Kencang Meluas, Cek di Prakiraan Cuaca Jateng Selasa 31 Januari 2023

“Saat ini BNPB sudah mengeluarkan Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nomor 13 Tahun 2014 tentang Pengarusutamaan Gender di Bidang Penanggulangan Bencana, namun belum menyentuh aspek pengurangan resiko bencana,” kata dia kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Jumat (27/4/2018).

Penanggulangan bencana yang responsif gender, jelas dia, perlu dilaksanakan untuk memastikan pemenuhan hak dan kebutuhan laki-laki dan perempuan secara adil dan manusiawi. Saat ini pihaknya tengah menyusun Peraturan Menteri PPPA tentang perlindungan perempuan dari kekerasan berbasis gender di pengungsian.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com