Beranda Daerah Sragen 2 Remaja Begal Sadis di Kedawung Sragen Akhirnya Dilumpuhkan. Bertampang Sangar, Tapi...

2 Remaja Begal Sadis di Kedawung Sragen Akhirnya Dilumpuhkan. Bertampang Sangar, Tapi Tak Berkutik Saat Dikeler Aparat

15999
BAGIKAN
Iklan Baris Joglosemar News
Dua remaja pelaku begal sadis di Kedawung berhasil dibekuk Polres Sragen Selasa (22/5/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN- Kinerja positif kembali ditunjukkan jajaran Polres Sragen. Tak butuh waktu lama, tim Polsek Sragen dan Polsek Kedawung berhasil mengungkap dan menangkap dua remaja pelaku begal sadis di sekitar Waduk Botok, Desa Mojodoyong, Kedawung, Jumat (18/5/2018) tengah malam.

Dua remaja bengal itu diketahui masing-masing bernama Aji Setiawan (19) asal Kampung Mojomulyo RT 2/10, Sragen Kulon, Sragen dan Prasetyo Wibowo (18) asal Jalan Aipda KS Tubun No 56, RT 2/20, Sragen Kulon, Sragen.

Keduanya ditangkap secara beruntun di rumahnya masing-masing pada Minggu (20/5/2018) dan Senin (21/5/2018). Meski bertampang sangar,  keduanya ternyata tak berkutik dan kehilangan nyali saat dikeler aparat.

Kapolres Sragen, AKBP Arif BUdiman melalui Kapolsek Kedawung, AKP Bambang Susilo mengungkapkan pelaku berhasil ditangkap setelah melalui serangkaian penyelidikan yang dilakukan oleh tim gabungan dari Polsek Kedawung bersama tim Reskrim Polsek Sragen Kota.

“Pelaku atas nama Aji Setiawan diamankan oleh Polsek Kedawung sedangkan tersangka kedua Prasetyo diamankan bersama dengan tim Polsek Sragen Kota,” paparnya Selasa (22/5/2018).

Untuk tersangka Aji saat ini sudah diamankan di Mapolsek Kedawung untuk menjalani proses hukum dan pemeriksaan. Sedangkan tersangka Prasetyo diamankan di Mapolsek Sragen Kota. Hal itu dikarenakan dari hasil pengembangan penyidikan, ternyata Prasetyo juga pernah melakukan kasus pencurian HP di wilayah Sragen Kota.

“Kedua tersangka bakal dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan,” tukasnya.

Seperti diberitakan, keduanya sudah berkomplot untuk menjadi begal dan beraksi dengan menggasak dua pelajar yakni Bagas Budi Santoso (17) asal Mungguran RT 5, Wonokerso, Kedawung dan Ikhsan Rusdiyanto (16) asal alamat yang sama. Aksi begal sadis itu terungkap saat korban melapor ke Polsek Kedawung. Data yang dihimpun di Mapolres, aksi pembegalan terjadi pada Jumat (18/5/2018) tengah malam dan baru dilaporkan esok harinya.

Baca Juga :  Konstruksi Rapuh dan Membahayakan, Jembatan Darurat Tanggan Tak Bisa Difungsikan. Warga Mengeluh, Jalan Kampung Jadi Korban
Rekonstruksi saat kejadian pembegalan di Waduk Botok Kedawung. Foto/Wardoyo

Dari keterangan korban, insiden pembegalan bermula ketika kedua korban bersama temannya, Pipit Faisal (14) tengah nongkrong di tepi waduk Botok. Mereka nongkrong hingga larut malam.

Sekitar pukul 23.00 WIB, mereka kemudian didatangi dua orang remaja tak dikenal dengan mengendarai motor Honda Beat. Kedua pelaku berdalih kehabisan bensin dan minta tolong diantar membeli bensin.

Keduanya kemudian diantar oleh kedua korban dengan memboncengkan mereka. Rupanya sesampai di jalan tengah alas karet, pelaku mulai melancarkan aksinya.

Salah satu pelaku mengeluarkan balok kayu sepanjang 50 sentimeter yang sudah disiapkan. Balok itu lantas dipukulkan ke kepala korban hingga korban menghentikan motor. Dalam kondisi setengah pusing, pelaku menggertak meminta korban menyerahkan HP.

Kedua korban yang tak berdaya, akhirnya pasrah melihat pelaku merampas HP mereka. Pelaku juga meminta paksa satu bungkus rokok milik korban. Setelah itu, kedua pelaku mengambil kontak motor korban dan membuangnya di jalan. Mereka kemudian kabur meninggalkan dua korban yang terkapar kesakitan. Wardoyo