loading...


Kapolsek Gondang, AKP Suhardi saat menunjukkan ratusan butit petasan berdaya ledak dari razia Kamis (24/5/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN- Memasuki bulan ramadhan, biasanya dimanfaatkan penjual petasan maupun kembang api untuk mereguk berkah. Namun,  kini tampaknya mereka harus selektif dalam menjual barang dagangan itu.

Sebab jika yang dijual petasan yang meledak,  siap-siap bakal dirazia polisi. Seperti di Gondang yang mengamankan 689 biji petasan dari razia yang digelar Polsek Gondang,  Kamis (24/5/2018).

Kapolres Sragen,  AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek Gondang,  AKP Suhardi mengungkapkan razia petasan itu digelar dengan menyisir kios-kios dan lapak penjual kembang api sekitar pasar Gondang Sragen.

Baca Juga :  Jokowi Sebut 4 Pelaku Pembacokan di Sambungmacan Sragen Dalam Kondisi Mabuk Berat. Ternyata Sebelumnya Didahului Pesta Miras 

Kegiatan operasi digelar terkait perintah Kapolres Sragen kepada Kapolsek di jajaran Polres Sragen, agar pimpinan Polri ditingkat Kecamatan bersama anggotanya harus bisa menciptakan suasana yang tenang dan kondusif pada bulan Ramadhan.

Razia petasan diperlukan dikarenakan banyak warga masyarakat yang pada melaksanakan ibadah puasa mengharapkan suasana yang tenang tanpa ada suara petasan yang bisa mengganggu kenyamanan.

“Hasilnya tadi dari beberapa kios kita mengamankan 698 biji petasan merk Luftheurer ukuran 7mm x 80 mm dan 191 biji merk Happy Flower ukuran 15 mm x 40 mm dikios Paino depan kantor BRI pasar Gondang Sragen,” papar Kapolsek.

Baca Juga :  Komplotan Maling Bobol SD Pengkol 2 Sragen. Jebol Jendela, Gasak Komputer dan Proyektor Senilai Belasan Juta 

Kapolsek menyampaikan semua petesan tersebut diamankan di kantor Polsek guna diserahkan ke Polres Sragen untuk dimusnahkan.

Selanjutnya, kepada para penjual kembang api, pihaknya menghimbau agar mereka tidak usah menjual petasan. Sebab disamping bisa membahayakan juga suara/bunyi yang ditimbulkan petasan mengganggu suasana ketenangan bulan suci Ramadhan. Wardoyo

Baca Juga :  Geger Pembacokan di Sambungmacan Sragen. Korban Diseret 4 Pemuda, Dibacok Parang dan Dikeroyok Hingga Bersimbah Darah

 

Loading...