Beranda Daerah Karanganyar Debat Pilkada Karanganyar Ditunda, Dua Paslon Mengaku Tak Ada Persiapan Khusus

Debat Pilkada Karanganyar Ditunda, Dua Paslon Mengaku Tak Ada Persiapan Khusus

124
BAGIKAN
Dua paslon yang akan berlaga di Pilkada Karanganyar, Rohadi-Ida dan Juliyatmono-Rober saat menghadiri Deklarasi Pilkada Damai, Minggu (18/2/2018). Foto/Wardoyo

KARANGANYAR-  Dua pasangan calon bupati dan wakil bupati Karanganyar yang akn bertarung dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada)tahun 2018, Juliyatmono-Rober Christanto serta pasangan Rohadi Widodo-Ida Retno Wahyuningsih, sama-sama mengaku tidak melakukan persiapan khusus.

Sebelumnya, sesuai dengan agenda Komisi pemilihan Umum (KPU), sedianya debat akan dilakukan pada hari Senin (14/05/2018) namun karena satu dan lain hal, agenda debat calon bupati dan wakil bupati, akan dilaksanakan pada hari Senin (21/05/2019) di gedung DPRD Karanganyar.

Pasangan calon bupati nomor urut satu, Rohadi Widodo, ditemui wartawan usai menyakksikan pementasan wayang kulit semalam suntuk di lapangan Desa Suruh, Kecamatan Tasikmadu, Sabtu (05/05/2018) malam mengatakan, telah melakukan sejumlah persiapan, diantaranya materi debat serta para suporter yang nantinya akan memberikan dukungan moral selama pelaksanaan debat berlangsung.

“ Kita siap mengikuti debat sesuai dengan agenda KPU. Kita hanya mematangkan saja terkait apa yang akan ditanyakan oleh panelis,” kata Rohadi.

Ketika disinggung, apakah debat calon bupati dan wakil bupati ini, berpengaruh secara signifikan terhadap warga dalam menentukan pilihan, Rohadi menyatakan,  tetap berpengaruh, namun berapa besar pengaruhnya belum bisa melihat sebelum dilakukan debat.

Baca Juga :  Peduli Gempa Lombok, Apotek-apotek di Karanganyar Tergerak Sumbang Obat-Obatan

“ Saya pikir pasti berpengaruh, tappi seberapa besar pengaruhnya, belum bisa kita lihat sebelum debat itu sendiri dilakukan,” jelasnya.

Sementara itu, calon bupati nomor urut dua, Juliyatmono, ketika menghadiri deklrasi dukungan relawan Gardal di Monumen Jaten, Minggu (06/05/2018) mengatakan, debat merupakan pergumulan ide dan gagasan. Menurut Juliyatmono, dia bersama pasangannya, Rober Christanto, tidak melakukan persiapan khusus dalam menghadapai debat calon bupati dan wakil bupati mendatang.

“ Tidak ada persiapan khusus. Debat itu merupakan pergumulan ide dan gagasan. Bagaimana beradu konsep untuk membagun Karanganyar ke depan. Untuk itu, kita butuh dukungan semua pihak,” ujarnya singkat. Wardoyo