JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Demo Blokir Tol Soker di Sragen. Ketua DPRD Turun Tangan, Perwakilan PT Waskita-SNJ Tak Berkutik dan Langsung Sanggupi Tuntutan Warga

Leyua DPRD Sragen, Bambang Samekfo (berbaju hitam) saat memediasi antara perwakilan warga Toyogo yang berdemo dengan PT Waskita dan SNJ sehingga demo akhirnya bisa terselesaikan, Sabtu (26/5/2018). Foto/Wardoyo
Leyua DPRD Sragen, Bambang Samekfo (berbaju hitam) saat memediasi antara perwakilan warga Toyogo yang berdemo dengan PT Waskita dan SNJ sehingga demo akhirnya bisa terselesaikan, Sabtu (26/5/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN- Aksi demo dengan memblokade jalan Tol Solo-Kertosono (Soker) dan jalur Tunjungan-Gondang oleh warga Desa Toyogo, Sambungmacan, Sabtu (26/5/2018) sempat memanas. Namun kehadiran Ketua DPRD Sragen,  Bambang Samekto akhirnya menjadi penengah dan meredam kemarahan warga yang sempat memblokade dua jalan.

Kehadiran pimpinan DPRD asal Gondang itu juga membuat pihak PT Waskita dan perwakilan PT SNJ selaku pengelola Tol Soker,  keder. Setelah dilakukan mediasi antara perwakilan warga, Pemdes dan pihak Waskita maupun SNJ, persoalan tuntutan kompensasi hancurnya dua tugy dampak Tol Soker di desa itu pun bisa terselesaikan.

Baca Juga :  Selamat, Sragen Raih WTP Keenam Berturut-turut. Langsung Diguyur Bonus DID Rp 14 Miliar

“Iya,  tadi warga sempat memblokade jalan. Kami mendapat laporan dan akhirnya datang ke lokasi. Saya minta jalan tidak ditutup karena akan mengganggu pengguna jalan lainnya. Dan tadi kami sudah minta pihak Waskita dan SNJ untuk menyelesaikan kompensasi dua tugu dan talud yang belum dibayarkan. Alhamdulillah tadi sudah disepakati dan akan diselesaikan sebelum Lebaran, ” papar Bambang,  ditemui di lokasi kejadian.

Baca Juga :  Update Covid-19 Sragen, 184 Dites Hanya Tambah 3 Kasus Positif Warga Tervaksin Sudah Mencapai 750.152

Selain persoalan kompensasi tugu,  ia juga meminta pihak Waskita dan SNJ segera memperbaiki jalan di sekitar lokasi Tol Soker yang rusak berat. Ia meminta lubang-lubang besar yang menghiasi jalur Tunjungan-Gondang bisa ditutup dengan material batu keras agar tidak mencelakakan pengendara.

Advertisement

“Sebab sebentar lagi juga jalur ini akan digunakan untuk arua mudik. Kami minta Waskita dan PT SNJ juga memperhatikan dan segera memperbaiki jalan yang rusak,” tukasnya.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua