loading...
Loading...
Iluatrasi/Tribunnews

SEMARANG – Berbagai hal telah disiapkan oleh pemerintah Provinsi Jawa Tengah jelang Lebaran 1439 H.

Hal tersebut disampaikan oleh Sri Puryono, sekretaris daerah provinsi Jateng pada rapat Forkompinda di Gedung Gradhika Bhakti Praja Jalan Pahlawan Semarang, mulai dari kesiapan moda angkutan umum, kesiapan infrastruktur dan kondisi fisik jalan, posko terpadu dan masih banyak lainnya.

Terkait mudik yang menjadi budaya masyarakat jelang lebaran, Irjen Pol Condro Kirono, Kapolda Jateng menyebutkan titik rawan di Jawa Tengah.

“Termasuk titik rawan itu jalur exit Tol Pejagan menuju Banyumas. Kalau dulu macet, sekarang sudah ada fly over. Tapi tetap harus hati-hati mengingat ada kejadian laka beberapa waktu lalu di sana,” jelasnya, Jumat (25/5/2018).

Baca Juga :  Pemprov Jateng Ungkap Revisi Perda RT RW 3 Kabupaten Belum Beres. Ingatkan Harus Segera Diselesaikan! 

Dirinya juga berharap semoga dengan adanya pembatasan angkutan berat dapat mengurangi angka kecelakaan di sana.

Titik rawan kedua berada di wilayah arah pantura, tepatnya dari Tegal menuju Pemalang. Selanjutnya ada di wilayah kretek, tepatnya di turunan sana yang termasuk titik rawan.

“Termasuk akses menuju objek wisata juga. Sebab laka di titik wisata menonjol dan memakan korban cukup banyak,” tambahnya.

Masalah penerangan pada titik Pemalang – Semarang juga dinilai menjadi hal yang cukup rawan sebab statusnya masih fungsional.

Baca Juga :  Para Pejabat di Jateng Diminta Teladani Kepemimpinan Khalifah Umar bin Abdul Aziz. Begini Kebaikan Kepemimpinannya! 

Oleh sebab itu, Kapolda Jateng menuturkan akan menyiapkan pengamanan per 5 kilo dengan mobil patroli yang standby berupa anggota Brimob dan anggota lalu lintas, sehingga pemudik dapat merasa aman. # Tribunnews

Loading...