loading...
Semburan awan Merapi. Dok. BNPB

JOGJA  – Sekitar pukul 16.00 WIB, sebanyak 160 pendaki yang hari ini melakukan pendakian Gunung Merapi sukses dievakuasi seluruhnya oleh Tim evakuasi yang terdiri dari beberapa elemen,di antaranya, Basarnas, Barameru, Polisi dan TNI serta anggota Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM), Jumat (11/5/2018).

Hal ini disampaikan Susilo Ari Wibowo, Pengendali Ekosistem Hutan TNGM. Ari menjelaskan, para pendaki tersebut dievakuasi secara bertahap sejak erupsi terjadi pagi tadi. Tim evakuasi yang diterjunkan ada empat tim melibatkan 22 orang dari berbagai elemen.

Ari menyatakan, semua pendaki telah berhasil dievakuasi dengan selamat. Beberapa pendaki memang mengalami luka lantaran terjatuh saat panik berusaha menyelamatkan diri. Namun tidak ada yang mengalami luka berat, hanya lecet lecet karena terjatuh.

Baca Juga :  Ada Imbauan untuk Tidak Pulang Kampung Saat Corona, Pemudik Gunungkidul Malah Melonjak Tiga Kali Lipat

“Tadi terakhir sekitar jam 16.00 WIB ada 5 pendaki yang dievakuasi. Seluruhnya sudah dievakuasi. Mereka semua terdaftar di pos pendakian dan menjadi pendaki resmi. Tim evakuasi sudah turun semua termasuk yang melakukan penyisiran terakhir,” terang Ari.

Ari menambahkan, seluruh pendaki yang sudah dievakuasi langsung didata kembali dan mendapatkan perawatan bagi yang memerlukan. Paska erupsi ini, pihak TNGM menyatakan menutup sementara semua akses masuk TNGM hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Baca Juga :  Tak Bisa Tolak Pemudik, Sultan Imbau Lakukan Isolasi Mandiri 14 Hari

“Semua sudah terkendali dan sudah dilakukan penyisiran. Semua pendaki yang dievakuasi juga teregister atau terdaftar,” kata Ari.

www.tribunnews.com