loading...
Loading...
Ilustrasi

SOLO – Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Solo mulai memetakan titik pasar tumpah yang diprediksi akan terjadi menjelang lebaran nanti. Pasar tumpah tersebut juga berpotensi menimbulkan kemacetan di titik tersebut.

“Pasar tumpah muncul seminggu sebelum dan sesudah lebaran,” ujar Kepala Disdag Solo Subagiyo, Rabu (30/5/2018).

“Mereka yang dipasar tumpah biasanya jual kebutuhan lebaran seperti janur, bunga dan makanan,” imbuh Subagiyo.

Baca Juga :  Polresta Solo Kerahkan 800 Personel dan Dirikan Posko di Lokasi Strategis untuk Amankan Pemilu 2019

Menurutnya ada 15 titik pasar tumpah dengan jumlah pedagang mencapai ratusan.

“Seluruh lurah pasar, terutama yang lokasinya rawan jadi pasar tumpah akan kita kumpulkan, kami akan beri pengarahan untuk antisipasi pasar tumpah,” kata dia.

Menurut Subagiyo pasar-pasar yang terletak di jalan protokol dan jalan besar yang sering terjadi pasar tumpah.

Baca Juga :  Gelapkan Setoran BBM Rp 1,1 Miliar, Iwan Budi Pangarso Divonis 2,5 Tahun Penjara

“Seperti di Pasar Legi, Pasar Gede, Pasar Kadipolo, Pasar Jongke, Pasar Rejosari, dan Pasar Nusukan,” katanya.

Disdag mulai memetakan dan menyiapkan langkah antisipasi untuk mengurangi efek yang ditimbulkan dari pasar tumpah.

“Nanti H-7 dan H+7 akan ada tim gabungan yang patroli, ” kata Kepala Disdag.

www.tribunnews.com

Loading...