loading...
Atlet gantole bersiap lepas landas di Puncak Joglo, Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri

WONOGIRI-Sedikitnya dua hal menjadi kendala tersendiri dalam pengembangan destinasi wisata yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Sendang Pinilih, Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri.

Dua kendala tersebut adalah akses jalan yang kurang memadai, serta lahan parkir yang kurang mencukupi. BUMDES Sendang Pinilih saat ini mengelola Puncak Joglo dan Watu Cenik.

“Jujur kamu akui, ada kendala pada akses jalan masuk,” ungkap Direktur BUMDES Sendang Pinilih, Sukamto, Jumat (11/5/2018).

Dia menerangkan, jalan menuju Puncak Joglo sekitar tiga kilometer jika dihitung dari pintu masuk di simpang tiga sisi selatan Jembatan Kedungareng. Jalan menanjak dengan ketinggian cukup ekstrim, namun tidak terlalu lebar.

Baca Juga :  2 Positif Corona di Wonogiri, Bupati Jekek Tak Tetapkan Status KLB Ini Alasannya

“Kasihan kalau ada kendaraan berpapasan. Sementara di sekitar Puncak Joglo lahan parkirnya masih sempit, saat ada acara pertemuan misalnya, terlalu penuh,” terang dia.

Terkait kendala tersebut, pihaknya bersama warga sekitar sudah berinisiatif melebarkan bahu jalan. Kendati secara bertahap, dinding tebing samping jalan dikepras untuk membuat ruang jalan lebih lega. Sedangkan calon lahan untuk pelebaran parkir sudah ada.

Baca Juga :  Sasar Kerumunan Warga, Patroli Skala Besar Social Distancing di Wonogiri Libatkan Polisi Dipimpin Langsung Kapolres

“Prinsipnya kami berupaya maksimal dulu untuk mengatasi kendala itu,” sebut dia. Aris Arianto