loading...
Personel khusus dari Polsek Sumberlawang disiagakan untuk mengamankan giat ibadah di gereja Mojopuro, Minggu (13/5/2018). Foto/Wardoyo

 

SRAGEN – Aksi bom bunuh diri yang terjadi di Surabaya membuat jajaran Polres Sragen memperketat pengamanan gereja. Seluruh Polsek langsung dikerahkan menerjunkan anggotanya di gereja wilayah masing-masing untuk memberikan rasa aman pada umat nasrani yang sedang menjalankan peribadatan.

Seluruh Polsek juga menyiagakan personel khusus bersenjata lengkap dan rompi antipeluru di setiap gereja di wilayah masing-masing.

“Ini merupakan perintah dari Kapolres supaya anggota meningkatkan patroli di tempat-tempat ibadah dan kewaspadaan di Mako Polsek guna mengantisipasi penyerangan oleh kelompok Intoleransi terhadap kepolisian dan tempat ibadah kususnya gereja,” kata Kapolsek Tanon AKP Heru Budiarto, mewakili Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman, Minggu (13/5/2018).

Terkait perintah tersebut pihaknya telah melaksanakan patroli ke gereja-gereja yang ada di wilayah Tanon. Tidak hanya itu dia juga melakukan dialog dengan pengurus gereja maupun pendeta.

Baca Juga :  Update Terbaru Corona Sragen Hari Ini, Jumlah PP Melonjak Capai 7.449 Orang, ODP Tambah 11 Orang Jadi 117 Orang dan 3 Orang PDP Masih Dalam Perawatan

Saat berada di GSPDI Dukuh Cengklik, Desa Gading, Kecamatan Tanon, dia memberi saran agar jemaat gereja tetap tenang dalam menyikapi kejadian di daerah lain.

Kalau pihak gereja akan melaksanakan kegiatan ibadah, dihimbau untuk menghubungi Polsek Tanon. Dengan demikian perosonelnya bisa melakukan steriliasi lingkungan gereja dari benda-benda yang mencurigakan, sebelum kegiatan dimulai.

Kegiatan serupa juga dilakukan Polsek Sidoharjo, Polsek Sambungmacan, Polsek Gondang dan Polsek lain di jajaran Polres Sragen.

Kapolsek Masaran, AKP Agus Jumadi mengatakan, untuk mencegah dan mengantisipasi terjadinya gangguan Kamtibmas dan intoleransi umat beragama pihaknya telah mengintensifkan patroli menyambangi gereja.

Sinergi antara TNI-Polri terlihat di wilayah Sambungmacan. Sejumlah anggota Koramil Sambungmacan dan Polsek Sambungmacan melaksanakan pengamanan kebaktian bersama di gereja-gereja wilayah setempat. Seperti yang terlihat di GKJ Jatisomo pada Minggu pagi.

Baca Juga :  Geger Kabar Kampung di Sragen Mulai Lockdown dan Semua Warga dari Luar Dilarang Melintas Atau Masuk. Ini Fakta Sebenarnya!

“Dengan kehadiran TNI-Polri dalam pengamanan kegiatan kebaktian Minggu, diharapkan para jamaat gereja merasa aman dan nyaman dalam menjalankan Ibadah,” tegas Kapolsek Sambungmacan, AKP Joko Widodo. Wardoyo