JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

SMPN 8 Solo Terjunkan Tim GPS di Arena Soli Menari


IMG 20180430 WA0031
Dok SMPN 8 Solo

SOLO – Hari Minggu (29/4/2018) bertepatan dengan gelaran Solo Menari, merupakan saat istimewa bagi SMPN 8 Solo.

Selain mengirimkan tim penari gambyong, sekolah yang dikepalai Triad Suparman,M.Pd
itu juga mengirimkan tim pemungut sampah di Jalan Slamet Riyadi.

Tak heran, karena SMPN 8 Solo merupakan sekolah Adiwiyata yang sudah mendapatkan juara tingkat Provinsi Jawa Tengah, yang rencananya akanaju ke tingkat nasional.

Triad Suparman dalam rilisnya ke Joglosemarnews menjelalskan,  siswa SMPN 8 setiap hari sudah terbiasa melakukan gerakan pungut sampah di sekolah.

Baca Juga :  Mayat Pria Ditemukan Mengambang di Sungai Bengawan Solo, Diduga Sosok yang Melompat dari Grogol Pekan Lalu

Khusus tim Gerakan Pungut Sampah (GPS) yang diterjunkan ke arena Car Free Day (CFD)  ini, menurut Triad berjumlah 15 orang.

“Semboyan tim GPS ini, bahwa kebwrsihan adalah bagian dari an,” paparnya.

Sementara itu terkait dengan event Solo Menari, jelas Triad,  SMPN mengirimkan penari sejumlah 60 anak.

Penari yang didampingi oleh Ch. Endah Setyowati,S.Pd. dan Nanik Hari Mangestu, S.Pd. ini sangat antusias.

Baca Juga :  Respati Ardi dan Agus Riyanto Ramaikan Bursa Calon Ketua DPD KNPI Kota Solo

“Tari gambyong ini sebenarnya merupakan salah satu warisan budaya leluhur yang harus dipertahankan,”  jelas Endah.

Sedangkan kepala sekolah Triad Suparman berharap  agar para penari dari SMP N 8 bisa ikut menjaga kelestarian budaya Jawa  sekaligus untuk persiapan pentas pada  hari jadi SMP Mei.
“Acaranya mulai daei jam 06.00 dan  berakhir pada pukul 09.00 WIB, menyesuaikan jam CFD setiap hari Minggu,” paparnya. # Suhamdani