JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Suparman Temukan Pacarnya Tewas Tergantung di Tiang Jemuran

Ilustrasi
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Ilustrasi/Tribunnews

Seorang mahasiswi kebidanan  yang diketahui berna Tia Melinda (19), ditemukan tewas gantung siri dengan kondisi mengenaskan.

Korban ditemukan gantung diri di tiang jemuran rumah kos tempat tinggalnya, samping Akbid Assanadiyah Jalan Banten IV Kelurahan 16 Ulu Kecamatan SU II Palembang, Jumat (11/5/2018) pukul 02.30 WIB.

Dari informasi yang dihimpun, jasad Tia pertama kali ditemukan oleh Suparman (21), pacar almarhumah. Ketika itu Suparman mendapatkan almarhumah sudah gantung diri di tiang jemuran dengan menggunakan tali nilon warna biru.

Spontan  Suparman pun melepaskan ikatan tali pada leher korban dan memberitahu warga sekitar. Warga kemudian memberitahu pihak kepolisian. Setelah mendatangi TKP, petugas kepolisian mendapatkan korban  sudah tergeletak di tanah dengan ikatan tali di leher sudah terlepas.

Baca Juga :  Emak-emak Muda Ini Dihipnotis, Uang dan Motornya Amblas Disikat

Dari olah TKP petugas sementara ini, jasad almarhumah ditemukan dengan kondisi lidahnya tidak menjulur. Tinggi tiang jemuran 169 cm, sedangkan tinggi korban 155 cm.

Jasad korban pun dibawa petugas ke Kamar Jenazah RS Bhayangkara Palembang.

“Kami dapat kabar ditelpon dan sudah ditemukan meninggal dunia. Katanya sebelum gantung diri, korban pergi dari asrama. Tapi kami tidak tahu,” ujar Deni Aryani (35), kakak sepupu korban saat berada di Kamar Jenazah RS Bhayangkara Palembang.

Jasad korban dilakukan visum luar dan kemudian pihak keluarga menolak dilakukan visum dalam guna mengetahui penyebab kematian. Jasad korban dibawa ke asal daerahnya untuk dimakamkan di Desa Beringin Kecamatan Rambang Kuang Kabupaten Ogan Ilir.

Baca Juga :  Pembukaan Keran Ekspor Benih Lobster Dibayangi Potensi Kerugian

Pihak keluarga dan sejumlah rekan-rekan korban pun enggan memberikan komentar.

“Kami tidak tahu. Memang kami ini sama-sama mahasiswa kebidanan,” ujar salah seorang rekan almarhumah.

Sementara itu, dr Indra, tim dokter medis RS Bhayangkara Palembang mengatakan, dari hasil visum luar memang ditemukan adanya bekas jerat tali pada bagian leher. Lidah tidak menjulur, tapi dari mulut keluar sedikit cairan busa.

“Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya dan hanya dilakukan visum luar. Kalau untuk secara detailnya mungkin pihak kepolisian yang bisa menjelaskannya,” ujarnya. # Tribunnews