loading...


Ketua Lembaga Penjaminan Mutu UMS, Hari Prasetyo, Ph.D (tengah) saat menandatangani kerjasama dengan dua perguruan tinggi di Lombok yakni Ketua STKIP Kalabahi Alor, Aksa Kiri SE MPD (kiri) dan Ir Ambara (kanan) dari STMIK Lombok.

SUKOHARJO-Lembaga Penjaminan Mutu (LJM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali dipercaya melaksanakan pendampingan implementasi sistem penjaminan mutu internal (SPMI) di perguruan tinggi mitra. Pada 24-26 Mei kemarin, LJM UMS mendampingi dua perguruan tinggi mitra di daerah terdepan, terluar dan tertinggal (3T) yakni Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Lombok dan Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Kalabahi Alor Nusa Tenggara Timur.

Program pendampingan diawali dengan kegiatan lokakarya penyusunan dokumen SPMI dan pelatihan audit mutu internal (AMI) di D’praya Hotel Lombok pada tanggal 24-26 Mei 2018 yang diikuti oleh pimpinan, seluruh ketua prodi dan personil penjaminan mutu dari kedua perguruan tinggi asuhan.

“Melalui kegiatan lokakarya ini, dan nantinya disertai dengan program magang di UMS diharapkan kedua perguruan tinggi mitra kami dapat meningkatkan mutu penyelenggaraan perguruan tinggi sehingga akreditasi seluruh prodi dapat meningkat minimal menjadi B,” kata tutur Hari Prasetyo, Ph.D, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu UMS sekaligus Koordinator Hibah PT Asuh 2018.

Baca Juga :  Racana UNISRI Gelar Milad ke Tujuh, Undang Sejumlah Perguruan Tinggi di Jateng dan Jogja

Kegiatan ini terlaksana dengan pendanaan dari Kemenristekdikti melalui program hibah PT Asuh 2018 yang berhasil diperoleh oleh Universitas Muhammadiyah Surakarta.  “Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bagian dari kepedulian UMS sebagai bagian dari institusi Muhammadiyah dalam mendukung program pemerintah khususnya dalam upaya mengembangkan daerah-daerah 3T dalam bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia,” lanjutnya.

Ahmad Susan Pardiansah, S.Kom, M.Kom, Direktur STMIK Lombok menyambut baik kegiatan ini dan berterimakasih telah dijadikan mitra oleh UMS. “Kami optimis sistem penjaminan mutu internal di STMIK Lombok akan mulai berjalan setelah mendapatkan pendampingan ini”, tuturnya.         Senada juga disampaikan oleh Direktur STKIP Muhammadiyah Kalabahi Alor, Aksar Kiri, S.E., M.Pd yang mengapresiasi upaya pemerintah melalui kegiatan Hibah PT Asuh ini yang telah memberikan perhatian khusus bagi perguruan tinggi di daerah 3T. Dimaksudkan agar mampu meningkatkan kualitas pengelolaannya sehingga dapat bersaing dengan perguruan tinggi lainnya terutama di wilayah barat Indonesia.

Baca Juga :  UNS Segera Tambah Dua Guru Besar Kedokteran

“Kami berharap melalui pendampingan penyusunan dokumen penjaminan mutu dan pelatihan audit mutu internal ini STKIP Kalabahi Alor dapat berbenah untuk menuju pengelolaan perguruan tinggi yang berkualitas,” ujarnya.

Sebelumnya UMS juga mendampingi tiga perguruan tinggi swasta di wilayah Jawa Tengah, yakni Universitas Sultan Fatah Demak, Universitas Sahid Surakarta dan Sekolah Tinggi Teknologi Ronggolawe Cepu. Tahun 2018 ini UMS berhasil memperoleh Hibah PT Asuh dari Kemenristekdikti dan bertanggung jawab mendampingi lima perguruan tinggi swasta dengan total 26 prodi yang masih terakreditasi C.  (Triawati Purwanto)

Loading...