Beranda Umum Internasional Wouw, Donald Trump Ternyata Pernah  Mengejar Putri Diana

Wouw, Donald Trump Ternyata Pernah  Mengejar Putri Diana

39
BAGIKAN
Iklan Baris Joglosemar News
Tribunnews

Meski tidak semuanya, namun tokoh dan para  pembesar biasanya tak pernah sepi dari pemberitaan soal wanita. Begitu juga dengan Presiden AS Donald Trump.

Ia ternyata pernah mengejar-kejar Putri Diana. Sebagaimana diketahui,  kecantikan Putri Diana semasa hidupnya memang sudah tak diragukan lagi. Ia bahkan dijuluki ikon mode dunia, membuat setiap penampilannya tak luput dari mata masyarakat.

Hal tersebutlah yang membuat Putri Diana banyak diincar oleh para laki-laki yang kagum akan kecantikannya.

Termasuk Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Dilansir dari www.marieclaire.com, Trump dan Diana bergaul dengan kalangan sosial yang kaya raya pada tahun 90 an.

Hal tersebut membuat mereka sering bertemu saat acara amal. Pada tahun 1995, Trump pernah bertemu dengan Diana pada jamuan makan malam pengumpulan dana di Manhattan untuk menghormati Diana yang baru saja mendapatkan Cerebral Palsy Humanitarian of The Year Award.

Saat itu Trump masih terikat pernikahan dengan istri keduanya, Maria Maples.
Saat makan malam itu lah, Trump menawarkan pada Diana untuk bergabung dalam klub golf Florida-nya, Mar-a-Lago secara gratis.

Namun, tak disangka Diana menolak tawaran Trump tersebut. Menurut jurnalis televisi Inggris yang menangani dokumenter tentang Trump, Selina Scott, tak lama setelah Diana bercerai tahun 1996 Trump mengirimkan karangan bunga besar untuk Diana.

Karangan bunga itu ia kirimkan ke Istana Kensington. Scott yang juga merupakan teman Diana mengatakan bahwa Diana sempat merasa takut saat menerima karangan bunga tersebut.

Baca Juga :  Duh, Mata Wanita Ini Tertancap Pensil Alis Saat Bersolek di Dalam Taksi

“Ketika mawar dan anggrek menumpuk di apartemennya, dia menjadi semakin khawatir tentang apa yang harus dia lakukan. Itu mulai terasa seolah-olah Trump menguntitnya,” kata Scott.

Muncul di The Howard Stern Show pada tahun 1997, hanya beberapa minggu setelah kematian Diana, Trump berbicara dengan berani tentang hubungannya dengan Diana.

Dia memberi tahu Stern bahwa Diana memiliki kecantikan bak supermodel. Dan ketika Stern bertanya, “kamu bisa menaklukkan dia, kan?” Trump dengan percaya diri menjawab, “Kurasa aku bisa.”

Namun berbeda saat ia muncul di The Howard Stern, dalam bukunya The Art of the Comeback tahun 1997, Trump menuliskan “Saya hanya memiliki satu penyesalan soal wanita, bahwa saya tidak pernah memiliki kesempatan untuk menjamu Lady Diana Spencer.” # Tribunnews