JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

Erupsi Gunung Agung, 12 Penerbangan rute Jogja – Bali Maupun Bali – Jogja Dibatalkan

pexels.com

 

pexels.com

JOGJA – Terjadinya erupsi Gunung Agung di Bali, Bandara I Gusti Ngurah Rai juga telah menerbitkan NOTAM A2551/18 tanggal 29 Juni 2018, yang menyatakan Bandara I Gusti Ngurah Rai tutup hingga pukul 19.00 WITA sejak pukul 03.00 WITA.

Akibat ditutupnya Bandara I Gusti Ngurah Rai tersebut, General Manager Bandara Internasional Adisutjipto, Agus Pandu Purnama menjelaskan, dari 15 penerbangan, sebanyak 12 penerbangan dengan rute Yogyakarta – Bali maupun Bali – Yogyakarta dibatalkan.

“Cancel flight ini terkait dengan penerbangan baik enam penerbangan dari Bali dan enam penerbangan dari Yogya menuju ke Bali ada empat maskapai yang terdampak,” ujar Agus Pandu pada Jumat (29/6/2018).

Empat maskapai yang terdampak tersebut di antaranya Garuda Indonesia sebanyak empat penerbangan, Air Asia sebanyak empat penerbangan, Lion dua penerbangan dan dua penerbangan maskapai Nam Air.

Baca Juga :  Kebakaran Toko Roti di Yogya Tewaskan 1 Orang Karyawan

“Terkait hal ini ada sekitar 1736 penumpang yang cancel. Dari pihak maskapai sudah dishare terkait cancel flight sehingga diberikan pilihan untuk refund atau rescheduled,” lanjut dia.

Ditambahkannya, pilihan kompensasi yang diberikan airline kepada para penumpang berupa refund ataupun reschedule.

“Kami dari pihak bandara juga sudah antisipasi untuk mereka yang refund atau rescheduled terkait yang terlanjur dan sudah ada di ruangan sudah diumumkan untuk mereka mengambil pilihan,” kata Agus Pandu.

Ia melanjutkan, saat ini pihaknya masih menunggu terkait penerbangan Yogyakarta-Bali maupun Bali-Yogyakakarta di atas pukul 19.00 WIB.

Baca Juga :  Ultah ke-23 Tahun, BAF Salurkan Bantuan Untuk Anak Indonesia

“Penerbangan di atas pukul 19.00 WIB yang masih menunggu, tadi total 15 Penerbangan, ada 12 yang cancel. Tiga penerbangan masih menunggu dan belum kita cancel,” ujarnya.

Untuk itu pihaknya akan terus melakukan monitoring perkembangan dan berkordinasi dengan Bandara Ngurah Rai ataupun pihak-pihak terkait.

“Seluruh nya terkait wind condition. Kalau anginnya ke utara maka saya kira Bandara Ngurah Rai ini dibuka kembali, tapi dari laporan terakhir ini angin menuju ke arah timur artinya di ketinggian 14 ribu hingga 24 ribu feet rata-rata ke arah timur, sehingga masih berpengaruh terhadap tutupnya Bandara Ngurah Rai,” terang dia.

www.tribunnews.com