Beranda Daerah Karanganyar Geger Mayat Bayi Mengambang di Sungai Tawangmangu. Kondisinya Mengenaskan, Diduga Sudah Berhari-Hari

Geger Mayat Bayi Mengambang di Sungai Tawangmangu. Kondisinya Mengenaskan, Diduga Sudah Berhari-Hari

79
BAGIKAN
Ilustrasi mayat bayi

 

KARANGANYAR- Mayat bayi dengan jenis kelamin laki-laki yang diperkirakan berusia 4 bulan, menggegerkan warga  Watusambang, RT 3/6, Desa Plumbon, Kecamatan Tawangmangu, Sabtu (09/06/2018).  Bayi malan yang ditemukan sekitar pukul 10.00 Wib tersebut, ditemukan mengambang  di sungai yang berada di belakang Pabrik Atsiri oleh warga yang sedang melintas.

Kapolres Karanganyar, AKBP Henik Maryanto, melalui Kapolsek Tawangmangu, AKP Riyanto, ketika dihubungi melalui telepon selularnya, mengatakan, saat ditemukan, kondisi mayat sudah rusak, sehingga sulit dikenali karena diperkirakan lebih dari tiga hari terapung di sungai.

Menurut Kapolsek, mayat bayi mungil tersebut pertama kali ditemukan oleh Dami yang saat itu akan berangkat ke sawah dan melintas di pinggiran sungai. Saat berjalan, Dami tanpa sengaja melihat ada sesosok bayi yang terapung disungai. Karena merasa takut, Dami kemudian memberitahukan temuan tersebut ke warga lain dan bersama-sama melihat ke sungai.

“Setelah melihat dari dekat, ternyata benar. Mayat tersebut adalah bayi yang sudah dalam kondisi meninggal dunia,” kata kapolsek, Sabtu (09/06/2018).

Baca Juga :  Awas, Jalan Tembus Tawangmangu dan Grojogan Sewu Mulai Padat. Pengendara Dimintai Hati-hati!

Aparat kepolisian Polsek Tawangmangu yang tiba ke lokasi kejadian, langsung melakukan evakuasi dan membawa jasad bayi ke Puskesmas Tawangamagu.

“Hasil pemeriksaan oleh dokter puskesmas bahwa bayi berumur kurang lebih 5 bulan dan terapung diperkirakan sudah 4 hari sehingga keadaan fisik rusak, selanjutnya bayi tersebut diserahkan kepada Kepala Desa Plumbon, untuk dimakamkan kemudian dimakamkan,” jelas Kapolsek.

Ditambahkan, Polsek Tawangmangu masih melakukan penyelidikan terhadap kasus pembuangan bayi ini dengan memeriksa sejumlah saksi. Wardoyo