JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kobaran Api Besar Picu Kepanikan Warga Gemolong Sragen. Tiga Mobil Pemadam Dikerahkan

Aparat Polsek Gemolong saat melakukan penanganan kebakaran kebun tebu, Jumat (1/6/2018) malam. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Aparat Polsek Gemolong saat melakukan penanganan kebakaran kebun tebu, Jumat (1/6/2018) malam. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Musibah kebakaran melanda kebun tebu milik warga Ngembang Kembang,  Kragilan,  Gemolong, Jumat (1/6/2018) malam. Sedikitnya satu hektare lahan tebu ludes terbakar yang kemudian memicu kepanikan warga sekitar.

Lahan yang terbakar itu diketahui milik Bejo (70) warga setempat. Data yang dihimpun,  kebakaran diketahui oleh warga dekat kebun tebu yang kaget mendapati kobaran api dari areal milik Bejo.

Warga langsung berhamburan namun tak kuasa lantaran api dengan cepat merembet membakar tebu yang mengering. Mereka khawatir kobaran api merembet hingga ke permukiman.

Baca Juga :  Terseret Skandal Pungli Perdes Rp 665 Juta, Mantan Kades Trobayan Sragen dan Suaminya Segera Ditahan. Jaksa Pastikan Tinggal Tunggu Kondisi Ruang Tahanan

Beruntung, aparat setempat langsung sigap meminta bantuan pemadam. Tiga unit mobil pemadam langsung dikerahkan untuk memadamkan api.

Setelah satu jam berjuang,  api bisa dijinakkan. Namun kerugian akibat kebakaran itu ditaksir mencapai Rp 15 juta.

Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek Gemolong AKP Supadi menyampaikan dari hasil penyelidikan sementara kejadian tersebut diakibatkan adanya orang yang tidak dikenal membakar tumpukan jerami didekat kebun tebu. Kemudian api menyambar ke tanaman tebu yang ada didekatnya hingga akhirnya terjadi kebakaran.

Baca Juga :  Didepak Golkar di Detik-detik Akhir, Sukiman Mengaku Kaget dan Heran. Ungkap Sempat Diperintah Ambil SK Rekomendasi di DPP, Tapi Ternyata...

“Saat ini masih kami dalami apakah ada motif motif lain dalam kejadian tersebut,” jelas Kapolsek.  Wardoyo