JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Tepergok Curi Besi Bekas PG Mojo Sragen, Tukang Rosok Tertangkap Satpam dan Diseret ke Polsek

Tersangka pencuri besi rosok proyek PG Mojo saat dimediasi di Polsek Sragen Kota. Foto/Wardoyo
Tersangka pencuri besi rosok proyek PG Mojo saat dimediasi di Polsek Sragen Kota. Foto/Wardoyo
Tersangka pencuri besi rosok proyek PG Mojo saat dimediasi di Polsek Sragen Kota. Foto/Wardoyo

SRAGEN – Seorang tukang rosok asal Sragen,  Wahyudi (35) diamankan oleh petugas pengamanan proyek PG Mojo Sragen, Kamis (14/6/2018) petang. Pasalnya pria itu tertangkap basah saat mencuri besi rosok di areal PG Mojo Sragen yang saat ini sedang dalam pengerjaan revitalisasi.

Tukang rosok itu ditangkap Satpam PT Adi Karya selaku pelaksana proyek,  yang memergokinya saat asyik memasukkan besi tua ke dalam karung.

Apes, dia pun langsung dilaporkan pihak PT Adi Karya ke Polsek Sragen Kota, Kamis sore pukul 16.30 WIB.

Baca Juga :  Geger Buku Modul SMP di Sragen Disusupi Soal Diduga Berbau Ajaran Komunisme, Aliansi Masyarakat Sragen Anti Komunis Demo di Depan Kantor Pemkab. Tuntut Guru Pembuat Soal Diusut Tuntas!

Kapolsek Sragen Kota, AKP Suseno mewakili Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman membenarkan adanya penangkapan tukang rosok itu. Menurut keterangan terlapor,  rongsokan besi itu sengaja diambil untuk dijual demi bisa berlebaran.

“Nilainya memang sedikit, namun karena pengambilannya tidak seijin pihak PG Mojo, maka pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya melakukan pencurian ringan,” terang AKP Suseno.

Baca Juga :  Kebakaran Hebat Hanguskan Rumah Tukang Loper Roti di Doyong Miri. Hanya Dalam 3 Jam, Rumah dan 2 Sepeda Motor serta Harta Benda Hangus Tak Tersisa, Pemilik Terpaksa Ngungsi

Beruntung pihak PG Mojo kemudian menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan. Mediasi di lakukan di Mapolsek Sragen Kota dan diikuti oleh baik pelapor yakni pihak PT dan PG Mojo maupun terlapor.

Saat ini, perkara pencurian ringan ini sudah dapat terselesaikan. Dalam mediasi yang dipimpin Kapolsek Sragen kota ini, Wahyudi berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya, mengambil tanpa seijin pemiliknya, terlebih di area pabrik gula Mojo Sragen. Wardoyo