loading...
Loading...
Warga menyerbu salah satu stan telur dalam Pasar Murah Gotong Royong yang diselenggarakan oleh TPID Kota Solo di Beteng Vasternburg, Rabu (6/6/2018). Foto: Dok BI

SOLO-Menjelang Idul Fitri, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Solo menggelar pasar murah untuk umum di Beteng Vasterburg, Rabu (6/6/2018). Kegiatan bertajuk Pasar Murah Gotong Royong itu disambut antusias oleh warga. Mereka langsung menyerbu stan yang dijajakan penyelenggara.

Sejumlah komoditi laris manis diborong warga karena harganya lebih murah dibanding harga di pasaran. Pasar murah melibatkan 75 stand dan berlangsung dua hari, Rabu-Kamis (6-7/6/2018) pagi.

“Komoditas pangan strategis yang dijual antara lain beras, bawang merah, bawang putih, cabai, telur, daging ayam ras, minyak goreng dan elpiji. Selain itu juga dijual aneka bumbu dapur, buah, produk makanan, dan produk pakaian,” ujar Kepala Bank Indonesia (BI) Cabang Solo, Bandoe Widiarto, Rabu (6/6/2018).

Baca Juga :  Hari Kartini, Iriana Jokowi: Tak Ada Lagi 01 dan 02, Sekarang Kita Sama

Setelah stand pasar murah dibuka, komoditi yang paling diminati adalah telor, daging ayam, beras, buah buahan, dan minyak goreng. Dalam kegiatan itu, komoditi telor, daging ayam, cabai, bawang merah dan bawang putih mendapat subsidi Rp 3.000/kg.

Baca Juga :  Petugas Keamanan TPS di Cengklik, Nusukan Solo Meninggal Karena Kelelahan Mengamankan Pemilu 2019

Harga yang dipapar lebih murah dibanding di pasaran. Terlebih saat Ramadan dan menjelang Lebaran, harga sejumlah komoditi banyak yang merangkak naik.

Setiap menjelang lebaran, inflasi selalu meningkat lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya. Komoditas yang biasanya menjadi penyumbang inflasi antara lain bawang putih, tariff listrik, tariff angkutan udara, daging ayam ras, dan tarif angkutan kota.

“Melalui pasar murah, diharapkan harga komoditas pangan strategis tetap stabil. Masyarakat dihimbau untuk berbelanja secara bijak. Yakni membeli barang barang kebutuhan pokok sesuai kebutuhan dan bukan keinginan,” ungkapnya. (Marwantoro)

Baca Juga :  Ribuan Santri dan Warga Serbu Ponpes Takmirul Solo Untuk Berburu Baksos Bekam dan Terapi Totok As-Syifa Sragen
Loading...