loading...

Sekretaris YBM PLN, Agus Syaifullah saat menyerahkan secara simbolis paket bingkisan Lebaran kepada Kades Kandangsapi Jenar, Kamis (14/6/2018). Foto/Wardoyo

SRAGEN-  Sedikitnya 1.000 warga tidak mampu di Desa Kandangsapi dan Dawung, Jenar, Sragen mendapat berkah bulan ramadhan dari PLN. Warga di dua desa yang masuk daftar termiskin di Sragen itu mendapat paket sembako dan santunan dari Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN pusat.

Pembagian paket sembako Lebaran itu dipusatkan di Balai Desa Kandangsapi, Kamis (14/6/2018). Pembagian dihadiri oleh Direktur Keuangan PLN selaku pembina YBM PLN,  Sarwono Sudarto,  Sekretaris YBM PLN,  Agus Syaifullah,  Manajer Area PLN Surakarta Mundakir, YBM PLN Jateng, Nirwanto dan manajer rayon di seluruh kabupaten di Soloraya.

Termasuk di antaranya, manajer rayon PLN Sragen,  Rizky yang hadir bersama jajaran manajer rayon di kabupaten sekitar.

Menariknya,  meski berjumlah seribu, pembagian berlangsung tertib tanpa ada antrian atau kericuhan apapun. Sekretaris YBM PLN,  Agus Syaifullah mengatakan kegiatan bagi bingkisan untuk duafa itu digelar sebagai rangkaian program YBM PLN di bulan ramadhan. Total ada 50.000 paket sembako Lebaran yang disebar PLN di seluruh Indonesia.

Termasuk di dalamnya,  1.000 paket yang dibagikan di Kandangsapi,  Jenar, Sragen.

“Isinya paket sembako dan uang Rp 50.000 yang tadi kita bagikan ke 1000 warga di Kandangsapi dan Dawung. Mudah-mudahan bisa meringankan beban kaum duafa di dua desa ini dan ke depan PLN semakin berjaya, ” papar Agus di sela penyerahan.

Salah satu warga Kandangsapi, Jenar tampak riang membawa paket sembako dari YBM PLN, Kamis (14/6/2018). Foto/Wardoyo
Loading...

Paket sembako itu berasal dari potongan zakat 2,5 persen semua pegawai PLN yang dipotong setiap bulan dan dikelola YBM PLN. Dipilihnya Kandangsapi dan Dawung mendasarkan hasil survei kemiskinan yang terdata di provinsi Jateng.

Agus menguraikan kegiatan bagi sembako itu sudah rutin digelar setiap tahun sebelum ramadhan dan idul fitri di seluruh Indonesia.

Kemudian ada baksos yang juga rutin digelar dalam bentuk bedah rumah.

Sementara,  Kades Kandangsapi,  Pandu menyampaikan saat ini ada 620 KK di desanya yang tergolong miskin dari total 1.465 KK.  Untuk ketersediaan listrik,  menurutnya semua warga sudah terlayani dan tidak ada yang tidak teraliri.

Mewakili warga,  ia mengapresiasi bantuan sembako untuk warga miskin dari YBN PLN itu.

“Kita tahun 2016 juga dapat bedah rumah 104 KK dari PLN. Makanya kami sangat berterimakasih atas kepeulian PLN terhadap warga kurang mampu khususnya di desa kami, ” tukasnya. Wardoyo

Loading...