JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Miris, Sejumlah Pasangan ABG Digerebek Saat Pesta Beginian di Papahan Karanganyar. Sempat Kalang Kabut Saat Dipergoki Aparat

Ilustrasi pasangan remaja digerebek pesta miras
Ilustrasi pasangan remaja digerebek pesta miras

KARANGANYAR- Asyik nongkrong sambil minum-minaman keras, sejumlah pasangan muda-mudi, terjaring razia yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Karanganyar. Sempat kalang kabut, mereka akhirnya digerebek dan diamankan oleh petugas Satpol PP.

Kepala Satpol PP Karanganyar, Kurniadi Maulato, mengatakan, operasi yang dilakaukan setiap malam tersebut, untuk mengantisipasi berbagai aksi kejahatan akibat dampak yang ditimbulkan oleh minuman keras.

Menurut Kurniadi, razia ini dilakukan menyusul banyaknya laporan dan keluhan dari masyarakat sehubungan dengan aktifitas muda-mudi yang sering nongkrong hingga larut malam sambil meminum minuman yang mengandung alkohol.

Baca Juga :  Pemilik Kucing di Colomadu Yang Ditembak Mati Tetangganya, Resmi Lapor Polisi. Anisa Didampingi 5 Lawyer Solo

“ Setiap malam kami melakukan razia di seluruh wilayah Karanganyar. Dalam razia yang kami lakukan tadi malam (Kamis 26/07/2018, malam red) kami megamanakan muda-mudi yang nongkrong di perempatan Papahan  hingga larut malam sambil minum-minuman keras,” kata Kurniadi, Jumat (27/07/2018).

Para remaja yang diamankan ini, menurut Kurniadi, langsung diamankan ke Kantor Satpol PP untuk dilakaukan pembinaan.

Baca Juga :  Kabar Duka, Ketua RT di Desa Buran Karanganyar Dinyatakan Positif Terpapar Covid-19. Kerabat Cemas Karena Ada Kerabat Meninggal Dunia dan Rumahnya Berdekatan

“ Kita hanya melakukan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya yang dapat meresahkan masyarakat,” jelasnya.

Kurniadi juga  mengimbau kepada seluruh warga Karanganayar, terutama anak muda agar  tidak lagi berbuat hal-hal yang cenderung negatif di taman.

“Nongkrong tidak masalah, alun-alun dan berbagai tempat lain, untuk ketemuan, tempat nongkrong, tapi jangan disalahgunakan untuk hal-hal yang mengganggu ketertiban umum dan menimbulkan potensi kerawanan sosial,” tandasnya. Wardoyo