JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Penerimaan CPNS 2018 Ini Diwajibkan Selfie, Ini Alasannya

Ilustrasi Rekrutmen CPNS
Ilustrasi Rekrutmen CPNS

JAKARTA – Yang namanya zaman now memang di satu aisi harus terus diikuti. Termasuk dalam hal penerimaan CPNS 2018 ini. Di zaman punya tren selfie bagi kalangan tertentu, maka tak ketinggalan pula seleksi CPNS ini.

Ini yang membuat seleksi CPNS 2018 beda dari tahun-tahun sebelumnya. Nantinya pendaftar CPNS diharuskan melakukan selfie dengan KTP dan kode pendaftaran. Hingga saat ini jadwal dan formasi CPNS belum ada pengumuman resmi.

Hingga hari ini, Senin (16/7/2018), Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) belum mengumumkan secara resmi, formasi jabatan apa saja yang akan dibuka untuk pendaftaran tahun ini.

Namun, Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebagai salah satu panitia pelaksana seleksi CPNS memastikan, proses penerimaannya akan menggunakan Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN) terintegrasi.

Dengan SSCN terintegrasi, nantinya pelamar tak perlu membuka dua portal untuk mendaftar dan akan didapatkan single data bagi setiap peseta.

Baca Juga :  Status Positif Covid-19 pada Paslon Peserta Pilkada Serentak 2020 Bakal Pengaruhi Nomor Urut, Bisa Dapat Nomor Urut Sisa atau Terakhir

Iwan Hermanto, Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian Badan Kepegawaian Negara (BKN), menjelaskan pada kegiatan Rakornas Kepegawaian 2018 beberapa hari lalu, masalah yang paling banyak dijumpai pada seleksi CPNS tahun 2017 adalah Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tidak terdaftar di Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

Oleh karena itu sebelum seleksi CPNS dimulai, calon pelamar disarankan untuk memastikan NIK-nya di instansi tersebut. Segala pertanyaan juga dapat dilihat di laman FAQ yang disediakan BKN.

Bila NIK tercatat di Disdukcapil, maka peserta dapat mendaftar di portal SSCN BKN, bila waktu pendaftaran sudah dimulai.

Menurut Iwan, akan ada satu yang berbeda dari tahun lalu, untuk pendaftaran CPNS tahun ini.

“Hanya satu yang berbeda dari tahun lalu. Fotonya adalah selfie. Selfie dengan KTP dan kode pendaftaran,” jelas Iwan.

Baca Juga :  Wajib Waspada, Potensi Gempa Besar dan Tsunami Dahsyat Setinggi 20 Meter, Berikut Tanda Hasil-Hasil Penelitian Yang Menguatkan!

Bila data dari peserta terverifikasi, maka instansi dapat mencetak kartu tes.
Untuk tahap berikutnya, yakni Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), akan dilaksanakan menggunakan Computer Assisted Test (CAT) BKN, yang cepat diketahui hasilnya, akurat dan transparan.

CAT akan dilaksanakan di kantor regional BKN atau bisa juga CAT mandiri dengan menyewa sebuah gedung.

Iwan mengungkapkan, saat ini tersedia 66 lokasi CAT BKN di seluruh Indonesia, yang disiapkan untuk penerimaan CPNS 2018.
Namun, angka itu masih bisa berubah, sesuai dengan jumlah pendaftarnya.

Saat akan masuk ke ruang tes, peserta akan diperiksa petugas, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Iwan pun bercerita, tahun kemarin pihaknya menemukan kamera, handphone, hingga hal-hal aneh.

“Tahun kemarin banyak sekali jimat, ditemukan tali pocong. Nggak baiklah ada handphone, kamera. Mau jadi PNS sudah curang, wasallam,” imbuhnya. #Tribunnews