JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Saat Presiden Jokowi Mengaku Tersinggung Curhatan Pimpinan Ponpes di Sragen Yang Bangun Asrama Pakai Uang Yen

Presiden RI, Joko Widodo didampingi Pimpinan Ponpes An Najah Gondang Sragen, KH Minanul Aziz (kiri) di acara Khataman dan Haul Ponpes An Najah, Sabtu (14/7/2018) malam. Foto/Wardoyo
Presiden RI, Joko Widodo didampingi Pimpinan Ponpes An Najah Gondang Sragen, KH Minanul Aziz (kiri) di acara Khataman dan Haul Ponpes An Najah, Sabtu (14/7/2018) malam. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Kunjungan Presiden RI, Joko Widodo ke Ponpes An Najah,  Gondang, Sabtu (14/7/2018) malam menyisakan cerita menarik. Saat berbicara di depan ribuan hadirin dan jemaah, Presiden mendadak mengaku tersinggung saat mendengar curahan hati Pimpinan Ponpes An Najah,  Gondang, Sragen, KH Minanul Aziz.

Presiden ketujuh RI itu tersinggung saat mendengar Pimpinan Ponpes itu menyampaikan kendala soal dana untuk membangun asrama di Ponpesnya.

Namun, ungkapan ketersinggungan Presiden tentu saja bukan tersinggung bermakna negatif. Akan tetapi ketersinggungan itu hanya bahasa candaan Presiden yang merasa terketuk oleh curhatan sang pimpinan Ponpes.

“Mohon maaf, belum semua tertampung di asrama. Karena kami bangun asramanya pakai uang Jepang. Yen ana duwit (kalau ada uang),” ujar Minanul Aziz dengan nada setengah berkelakar saat memberikan sambutan di acara kunjungan Jokowi.

Baca Juga :  Tambah 6 Lagi, Kasus Covid-19 Sragen Melonjak Jadi 433 Kasus Positif Hari Ini. Tiga Orang dari Gemolong, Dua Orang Dirawat di Rumah Sakit, Total Sudah 59 Meninggal Dunia

Ketua MUI Sragen itu kemudian menggambarkan perjuangan pendirian Ponpes An Najah dengan menggambarkan lewat dua kata yakni sangkar dan burung. Ia menyebut awalnya Ponpes An Najah memang sudah memiliki banyak santri (burung) namun bangunannya (sangkarnya) masih belum bisa menampung santri yang mencapai ratusan.

“Ya lebih baik ada burungnya dulu belum ada sangkarnya daripada ada sangkarnya tapi belum ada burungnya. Kalau ada sangkarnya nggak ada burungnya, yang masuk malah tikus-tikus, ” papar KH Minanul setengah bercanda.

Jokowi tiba di Ponpes An Najah pukul 20.00 WIB. Kehadiran orang pertama di negeri ini tersebut disambut ribuan santri, jemaah, hingga masyarakat Gondang dan sekitarnya.

Selain menceritakan kendala dana, dalam sambutannya malam itu,  KH Minanul Aziz juga menceritakan latar belakang berdirinya Ponpes di Desa Gondang, Sragen tersebut.

Baca Juga :  Tambah 3 Lagi Warga Positif Hari Ini, Kasus Covid-19 Sragen Mencapai 368. Dua Pasien Terlacak Perjalanan dari Solo dan Boyolali, Satunya Remaja Usia 14 Tahun

Pihaknya menyampaikan terimakasih atas kehadiran Jokowi dalam acara khataman Alquran sekaligus Haul Ponpes An Najah.

Mendengar sambutan Pak Kiai,  Presiden yang mendapat giliran sambutan berikutnya, langsung membalas. Dengan setengah tersenyum, ia mengaku tersinggung dengan ungkapan halus yang disampaikan Pimpinan Ponpes An Najah.

“Saya sudah kerasa. Pak Kiai tadi alus banget. Pak Kiai ndak usah khawatir. Bagian sangkar nanti bagian saya, sudah. Minggu depan tim akan datang ke sini untuk cek,  lahannya mana yang dikerjakan. Saya kalau disinggung sedikit gitu udah terasa, ” ujar Presiden disambut tepuk tangan meriah dari hadirin.

Sekitar satu jam, Jokowi berada di Ponpes dan sekitar pukul 21.00 WIB, meninggalkan lokasi menuju kediaman di Solo. Wardoyo