loading...


Sosialisasi anti korupsi di kantor Kejari Wonogiri.

WONOGIRI-Kejaksaan Negeri (Kejari) Wonogiri telah sekian waktu mengupayakan terciptanya kenyamanan ketika berjumpa dengan semua pihak, termasuk aparat pemerintah. Sudah tidak ada lagi rasa khawatir dan takut berjumpa dengan para jaksa.

“Sudah sekian waktu tercipta kenyamanan. Sekarang bertemu jaksa tidak lagi keringetan, tidak lari, tapi senyum, sapa, dan salaman,” kata Kepala Kejari Wonogiri, Dodi Budi Kelana usai sosialisasi anti korupsi bersama kalangan SKPD Pemkab Wonogiri serta peluncuran aplikasi Go Walman di kantor Kejari Wonogiri, Kamis (12/7/2018).

Baca Juga :  Ini Target Medali Kontingen Wonogiri Dalam Porprov Jateng 2018

Kenyamanan itu tidak sebatas pada aparat pemerintah tingkat kabupaten atau kecamatan. Melainkan hingga tingkat desa atau kelurahan. Bertemu dengan jaksa, para kades sudah sangat akrab dan dekat.

“Kenyamanan ini penting agar tercipta hubungan yang baik. Kami itu tidak mencari kesalahan. Contohnya melalui TP4D, ketika ada proyek pembangunan yang ada indikasi keliru, kami arahkan kembali ke rel yang benar. Kalau ada hal terkait hukum atau regulasi yang belum diketahui, bisa langsung tanyakan ke kami,” bener dia.

Baca Juga :  Pengendara Onthel Terseret 500 Meter Saat Terlibat Kecelakaan di Depan JNE Batu Kidul Baturetno. Tabrakan Dengan Honda Revo

Khusus dengan Pemkab Wonogiri, dia mengaku keharmonisan hubungan sudah terjalin bahkan hingga ke agenda yang bersifat non formal. Misalnya acara gowes bareng atau bakti sosial. Di samping selalu dilibatkannya kejaksaan dalam proyek pembangunan, misalnya revitalisasi Pasar Purwantoro.

“Kalau saya pribadi sering touring motoran lewat jalan kabupaten di wilayah perbatasan. Sudah mulus-mulus, dan tidak ada penyimpangan,” tandas dia. Aris Arianto

Loading...