JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Tersangka Penganiayaan Pendekar PSHT di Gunung Kemukus Ditangkap. Polisi Amankan Bukti Kaos dan Celana Penuh Bercak Darah

Kapolsek Miri, AKP Fajar Nur Ihsanudin saat menyambangi korban penganiayaan di Klinik Asy Syifa Miri, Sabtu (7/7/2018). Foto/Humas Sek Miri
Kapolsek Miri, AKP Fajar Nur Ihsanudin saat menyambangi korban penganiayaan di Klinik Asy Syifa Miri, Sabtu (7/7/2018). Foto/Humas Res

SRAGEN- Polres Sragen langsung bergerak cepat melakukan penanganan terhadap kasus keributan berujung penganiayaan yang melukai seorang warga perguruan silat PSHT, Robet Setianto (23) di arena Halal Bihalal Lindu Aji di Gunung Kemukus, Pendem, Sumberlawang, Sabtu (7/7/2018) dinihari. Satu orang ditetapkan tersangka dan langsung diamankan di Mapolres Sragen,  Minggu (8/7/2018).

Tersangka diketahui berinisial AK (35) asal Sambirejo, Sragen.

Penetapan tersangka itu disampaikan Kapolres Sragen,  AKBP Arif Budiman. Ia mengungkapkan pihaknya langsung melakukan gelar perkara tak lama setelah kejadian dan ada laporan penganiayaan.

Baca Juga :  Rumah Seharian Tertutup, Marmi asal Ngargosari Sragen Ternyata Ditemukan Sudah Tergeletak Tak Bernyawa di Ranjangnya

Dari hasil gelar perkara, polisi akhirnya menetapkan AK (35) sebagai tersangka dalam insiden penganiayaan terhadap Robet. Penetapan tersangka juga didasarkan hasil olah TKP, keterangan saksi dan barang bukti serta pengakuan tersangka.

“Pelaku sudah kami amankan di sel isolasi Mapolres Sragen. Pelaku juga mengakui perbuatannya telah melakukan  penganiayaan  terhadap  korban, ” papar Kapolres, Minggu (8/7/2018).

Kapolres memastikan saat ini kondisi korban sudah berangsur membaik. Ia masih mendapat perawatan intensif di Klinik Asy Syifa Soko,  Miri.

Baca Juga :  Tambah Satu Kakek 80 Tahun Positif dan 3 Meninggal Dunia, Angka Kasus Covid-19 Sragen Melaju di Angka 467. Total Sudah 65 Warga Meninggal Dunia

Kondisi wilayah Gunung Kemukus sendiri juga dipastikan sudah berangsur kondusif.

Dalam kasus ini,  polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa pecahan botol yang diduga digunakan untuk menganiaya korban. Kemudian kaos warna hitam merk Nevada yang terdapat bercak darah dan celana jeans korban warna biru yang juga terdapat bercak darah. Wardoyo