JOGLOSEMARNEWS.COM Info Info Haji

Berusia 91 Tahun, Nenek Toyimah Asal Boyolali Jadi Jamaah Calon Haji Tertua se-Jateng

Nenek Toyi
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Nenek Toyimah Ahmad Ngali(91) warga Kebonagung, Bandung, Wonosegoro, Boyolali. Foto: Triawati

BOYOLALI- Menjadi tua itu sudah pasti, namun menjadi tua dan tetap memiliki semangat muda sangat pantas ditiru. Seperti seorang yang sangat sepuh, warga Kebonagung, Bandung, Wonosegoro, Boyolali, Toyimah Ahmad Ngali yang memperlihatkan semangat tingginya dalam menjalankan ibadah haji.

Wanita renta 91 tahun tersebut tercatat sebagai jamaah haji paling tua di Provinsi Jawa Tengah. Di usianya yang tidak lagi muda, Toyimah terlihat sangat semangat untuk menuju tanah suci. Begitupun saat ditemui wartawan untuk membagi kisahnya berhaji pada Selasa (31/7/2018). Sambil duduk di salah satu kursi di sebuah ruang di Gedung Mekkah  Asrama Haji Donohudan, senyum lebar kerap terlihat wajah keriput Toyimah.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut di Kadipiro Solo Seorang Warga Sragen Tewas, Sopir Diduga Tak Sadar Truknya Kesenggol, Ini Kronologi Versi Polisi

Nenek 22 cucu tersebut dengan tanggap menceritakan kondisinya yang tetap semangat menjalankan Ibadah Haji. Meski demikian, Toyimah sempat “lupa” usia pastinya saat ini.

“Umur kula pun akeh (usia saya sudah banyak),” kata mbah Toyim saat ditanya berapa usianya sekarang. Tapi kula nggendong beras 20 kilo isih kuat (menggendong beras 20 kg masih kuat),” tuturnya.

Toyimah juga menceritakan tentang niat hajinya yang sudah dia bulatkan puluhan tahun lalu. Menurutnya, tidak banyak warga di desanya yang menunaikan ibadah haji meski mereka mampu.

Baca Juga :  Diliputi Wajah Sedih, Keluarga 3 Korban Tewas Kecelakaan Maut Plupuh Sragen Terima Santunan Rp 150 Juta dari Jasa Raharja

“Kula mboten gadah omah dewe. Mboten nopo-nopo, tapi saget haji (saya tidak punya rumah sendiri tidak masalah, asalkan bisa naik haji),” ujarnya.

Petugas TPIHI Boyolali, Suhardi menyampaikan, Toyimah merupakan salah satu dari 18 calon jamaah haji dari kloter 51 yang masuk dalam kategori resiko tinggi (risti). Namun demikian, pihaknya berharap pelaksanaan haji mereka berjalan lancar.

“Semoga pelaksanaan haji berjalan lancar dan para jamaah sampai kembali ke tanah air dengan kondisi sehat wal afiat,” tukasnya. Triawati PP