loading...
Loading...
Para napi LP Sragen yang terpilih hafal Pancasila saat mengikuti kegiatan bakti merah putih membersihkan dan mengecat tembok Masjid Nurul Huda Pilangsari, Ngrampal, Sragen. Foto/Wardoyo

SRAGEN- Kehidupan di penjara memang identik dengan keterasingan. Bagi para napi, bisa menghirup udara luar LP ibarat sebuah berkah tak terkira.

Seperti itu pula yang dirasakan 20 napi yang Rabu (1/8/2018) mendapat berkah bisa terpilih ikut kegiatan bakti sosial aksi merah putih yang digelar otoritas LP setempat. Duapuluh napi itu terpilih untuk dilibatkan dalam kegiatan bersih masjid Nurul Huda di Bener, Pilangsari, Ngrampal, Rabu (1/8/2018).

Mereka dikerahkan untuk membersihkan halaman masjid,  saluran air,  mengecat tembok hingga membersihkan toilet maupun tempat wudu.

Meski barangkali jarang dilakukan di rumah, mereka tetap terlihat ceria dan melakukan semua akrivitas itu dengan wajah senang.

Baca Juga :  Limbah Makin Parah, Warga Tepi Bengawan Solo Mulai Terserang Gatal-Gatal. Air Sumur Puluhan Tahun Tercemar, Pemerintah Diminta Jangan Diam Saja!  

“Senang sekali Mas, akhirnya bisa lihat luar. Bisa ikut partisipasi bersih masjid ini bagi saya sudah kesenangan tersendiri, ” ujar Yanto (21) napi asal. Gemantar Mondokan sembari melanjutkan tugasnya mengecat tembok di dalam masjid

Yanto mengaku dipenjara atas kasus pengeroyokan dan divonis 10 bulan. Kini ia sudah menjalani hampir enam bulan tahanan. Kebahagiaannya pagi itu makin bertambah setelah emak dan bapaknya mendadak tiba untuk menjenguknya.

“Iya mamak saya datang, ” tukasnya sembari tersenyum.

Meski hanya bakti sosial, mereka tetap mendapat pengamanan ketat dari petugas Lapas. Kepala LP Kelas II A Sragen,  I Made Darmajaya melalui Kasie Pembinaan Anak dan Narapidana LP Sragen, Agung Hascahyo  mengungkapkan ada 20 napi yang dilibatkan dalam kegiatan bhakti merah putih pagi itu.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut Motor VS Mobil Misterius di Ring Road Sragen. Pemotor Muda Ditemukan Tergeletak Tewas di Tepi Jalan

Sebanyak 15 napi dikerahkan untuk bakti sosial membersihkan masjid di Bener,  Pilangsari, Ngrampal sedang lima napi lainnya bersih-bersih di lingkungan dalam LP.

“Mereka kita libatkan dalam kegiatan bhakti merah putih dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan RI. Ini serentak di semua LP seluruh Indonesia, ” paparnya yang memimpin kegiatan di Pilangsari.

Selain itu, kegiatan bhakti merah putih itu dimaksudkan untuk membangun karakter privadi napi sehingga bisa memiliki jiwa menyatu dengan NKRI.

Baca Juga :  Minta Maaf, 2 Oknum Perangkat Desa Tlogotirto yang Digoyang Skandal Selingkuh, Hanya Menunduk dan Disoraki Ratusan Warga
Foto/Wardoyo

Meski hanya bakti sosial, 20 napi itu ternyata tak asal comot. Agung menyampaikan mereka terpilih melalui seleksi dan assesment ketat.

Tak hanya berkelakuan baik, para napi itu juga terpilih karena mampu menghafalkan lima butir Pancasila.

“Syaratnya harus berkelakuan baik dan hafal pancasila. Karena banyak napi yang pancasila saja enggak hafal. Kegiatan ini yang pertama kali tapi nanti rutin dilakukan sampai bulan Oktober nanti. Harapannya mereka bisa memperbaiki diri dan setelah bebas tidak mengulangi lagi serta tetap berjiwa NKRI, ” tandasnya. Wardoyo

 

Loading...