JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Gara-Gara Ulah Bocah 7 Tahun, 2 Rumah Warga Gesi Sragen Ludes Dilalap Si Jago Merah. Kerugian Puluhan Juta

kebakaran
Ilustrasi Kebakaran
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

Ilustrasi kebakaran

SRAGEN- Musibah kebakaran terus memakan korban. Rabu (22/8/2018), rumah warga Gesi, Supono (60) ludes dilalap si jago merah.

Kebakaran dipicu ulah cucu korban berusia 7 tahun, bernama Vito yang bermain api. Menurut data di Mapolres, Rabu (22/8/2018), kebakaran terjadi pujul 14.30 WIB.

Keterangan dari warga, kebakaran bermula ketika korban, Sriyatmi sedang memasak sambil mengasuh cucunya atas Vito yang berumur 7 tahun. Tanpa disadari, saat korban sibuk memasak,  cucunya bermain api.

Api kemudian mengenai tumpukan jerami yang ada di sebelah dapur. Api dengan cepat menyambar jerami dan kemudian melahap jerami berikut kandangnya.

Baca Juga :  Resah Ada Ontran-Ontran Pemerasan, Ratusan Petani Penyewa Lahan Perhutani di Jenar Sragen Serempak Tegaskan Tak Pernah Merasa Keberatan atau Diperas. Yang Gagal Panen Malah Dibebaskan, Kemis Ungkap Satu Kali Panenan Bisa Dapat 16 Juta

Kobaran api makin menjadi dan menyambar rumah. Melihat hal itu,Sriyatmi berteriak minta tolong dan berlari menyelamatkan diri sembari membawa cucunya.

Bersamaan itu, warga memukul kentongan kemudian puluhan warga berdatangan menuju rumah Sriyatmi.  Kemudian korban memadamkan api dan menghubungi pemadam kebakaran. Kurang lebih pukul 15.45 WIB, datang 2 unit kendaraan pemadam kebakaran di lokasi dan api berhasil dipadamkan pada pukul 16.38 WIB.

Baca Juga :  Terlalu Cantik, Pelat Mobil Milik Anggota DPRD Sragen Malah Dibajak Orang di Jakarta. Apesnya Mobil Pembajak Kepergok Melanggar Tapi Tilangnya Dikirim ke Sragen

Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman melalui Kasubag Humas AKP Muryati membenarkan kejadian itu. Kebakaran meludeskan satu unit rumah hangus terbakar senilai kurang lebih Rp.  30.000.000,. Kemudian 1 set bahan rumah siap berdiri senilai kurang lebih Rp. 30.000.000,-, paket Perabot rumah tangga senilai kurang lebih Rp. 10.000.000,- serta pakaian senilai Rp. 2.000.000,-..

“Kerugian materiil sekitar 75 juta. Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu,” terangnya. Wardoyo