loading...
Loading...
Ilustrasi

YOGYAKARTA- Kasus fenomena dan keprihatinan akan perilaku seks menyimpang baru-baru ini menghebohkan masyarakat Yogyakarta.Salah satu grup komunitas media sosial di Yogyakarta dihebohkan lagi dengan laporan adanya perilaku seks menyimpang di tempat umum tepatnya di kawasan kampus UGM.

Kejadian yang dilaporkan terjadi Minggu (13/8/2018). ini dikatakan orang tua korban bahwa pelaku yang mengendarai motor dengan jaket krem melakukan aksi onani saat melihat korban (anak perempuan).

Ternyata kejadian yang hampir serupa, melibatkan perilaku seks menyimpang tak terjadi sekali dua kali di Yogyakarta. Korbannya seluruhnya adalah kaum perempuan yang biasanya sedang berkendara atau berjalan di tempat umum.

Baca Juga :  PN Yogyakarta Tutup Lapak PKL di Kawasan Gondomanan Yogyakarta, Pedagang Hanya Bisa Pasrah dan Ingin Bertemu Sri Sultan HB X

Wartawan mencoba membuktikan dengan menggali keterangan dari beberapa korban aksi yang kerap disebut eksibisionis ini. Salah satu korban, Dev yang merupakan mahasiswi S2 di UGM mengaku sempat mengalami pengalaman tidak menyenangkan sekira 4 bulan lalu.

Saat itu, Dev mengendarai sepeda motor dan berhenti di traffic light simpang empat Jalan Persatuan yang lokasinya berdekatan dengan kampus UGM. Ketika berhenti karena lampu sedang merah, tiba-tiba sebuah mobil berjenis Kijang Kapsul lawas berhenti di sebelahnya.

Baca Juga :  Semua Rangkaian Perayaan Sekaten Keraton Yogyakarta Terbuka untuk Masyarakat Umum, Warga Antusias Saksikan Upacara Tumplak Wajik

“Supirnya lantas membuka kaca, awalnya saya kira akan tanya jalan tapi ternyata dia menunjukkan alat kelaminnya yang memang sudah dibuka. Saya kaget, langsung gas motor maju,” kisahnya ketika berbincang ke wartawan.

Saat itu, Dev tidak menyangka laki-laki yang seturut pengamatannya masih cukup muda sekitar 30-an dengan pakaian rapi melakukan aksi yang sangat tidak terpuji tersebut.

“Saya lihat orangnya rapi, pakai hem juga tapi ya ternyata perilakunya seperti itu. Semoga tidak dilakukan lagi karena sangat mengganggu,” keluhnya.

Baca Juga :  Kabar Duka, Seniman Kondang Djaduk Ferianto Meninggal Dunia, Butet Kartaradjasa : Sumangga Gusti

Kejadian perilaku seks menyimpang ini ternyata sudah sejak lama terjadi dan dialami para perempuan di Yogyakarta. Salah satu korban lain, Ast (bukan nama sebenarnya) juga sempat mengisahkan pengalaman tidak menyenangkan tersebut yang diakui terjadi tahun 2008 lalu.

“Sedang sama-sama naik motor di Jalan Gejayan dekat Selokan Mataram, tiba-tiba ada mas-mas mengendarai motor mendekat dan ternyata alat kelaminnya sudah dikeluarkan. Ya saya takut tapi untung tidak panik karena mungkin bisa bahaya karena posisinya sedang berkendara. Saya langsung bablas ngebut,” ungkapnya.

www.teras.id

Loading...